Vaksin Sputnik V dalam Proses Uji Masuk RI

Dwi Andayani - detikNews
Rabu, 03 Mar 2021 14:23 WIB
A dose of the Phase 3 Novavax coronavirus vaccine is seen ready for use in the trial at St. Georges University hospital in London Wednesday, Oct. 7, 2020. Novavax Inc. said Thursday Jan. 28, 2021 that its COVID-19 vaccine appears 89% effective based on early findings from a British study and that it also seems to work — though not as well — against new mutated strains of the virus circulating in that country and South Africa. (AP Photo/Alastair Grant)
Foto: AP/Alastair Grant
Jakarta - Vaksin Sputnik V, yang berasal dari Rusia, dikabarkan akan segera masuk ke Indonesia. Satgas COVID-19 mengatakan saat ini vaksin Sputnik masih dalam proses pengujian.

"Untuk Sputnik masih dalam proses kok, sama dengan vaksin-vaksin lainnya. Dalam proses pengujian dan pengkajian," ujar juru bicara pemerintah untuk penanganan COVID-19, dr Reisa Broto Asmoro, saat dihubungi, Rabu (3/3/2021).

Meski begitu, Reisa mengatakan belum ada rencana vaksin Sputnik V masuk dalam waktu dekat. "Belum ada rencana masuk dalam waktu dekat," kata Reisa.

Hal senada disampaikan juru bicara Satgas COVID-19, Wiku Adisasmito. Wiku mengatakan kandidat vaksin ini tengah dalam proses registrasi di Badan Pengawas Obat dan Makanan atau disingkat BPOM.

"Untuk kandidat vaksin masih dalam proses registrasi oleh BPOM," ujar Wiku saat dihubungi terpisah.

Sementara itu, Direktur PT Putra Cakra Rejeki Sitti Aisyah menyatakan vaksin Sputnik V akan masuk menjadi salah satu vaksin mandiri di Indonesia. Dia mengatakan pihaknya akan segera melakukan pertemuan dengan pemerintah terkait hal itu.

"Sputnik V akan menjadi salah satu vaksin untuk COVID-19 yang akan masuk dalam daftar vaksin mandiri di Indonesia. Berkaitan dengan hal ini, dalam waktu dekat perwakilan Sputnik V dalam hal ini PT Putra Cakra Rejeki di Indonesia akan segera bertemu dengan pemerintah dalam rangka pembahasan rencana tersebut dan akan memfasilitasi semua kepentingan pemerintah Indonesia," kata Sitti Aisyah dalam keterangan tertulis.

Dia juga menyebut pihaknya tengah melakukan koordinasi ke beberapa pihak terkait. Ini dilakukan untuk dapat memenuhi persyaratan Spuntik V masuk ke Indonesia.

"Saat ini tengah melakukan berbagai koordinasi dengan pemerintah melalui instansi terkait termasuk juga KADIN, untuk menentukan partner industri farmasi yang paling memenuhi persyaratan untuk meregistrasikan Sputnik V di Indonesia dengan mematuhi seluruh ketentuan regulasi di Indonesia," tuturnya. (dwia/imk)