Gubernur Sumsel: KEK Tanjung Enim Berdampak bagi Perkembangan Daerah

Faidah Umu Sofuroh - detikNews
Rabu, 03 Mar 2021 11:52 WIB
Pemprov Sumsel
Foto: Pemprov Sumsel
Jakarta -

Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H Herman Deru mengatakan Pemerintah Provinsi Sumsel mendukung pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Tanjung Enim, Kabupaten Muara Enim. Pembangunan KEK Tanjung Enim ini merupakan gagasan PT Bukit Asam Tbk.

"Pemprov Sumsel sangat serius mendukung KEK di Tanjung Enim ini. Kawasan ini akan berdampak besar pada perkembangan daerah dan kesejahteraan masyarakat," katanya dalam keterangan tertulis, Rabu (3/3/2021).

Hal tersebut dikatakannya saat menghadiri Hari Ulang Tahun (HUT) PT Bukit Asam Tbk ke-40 yang digelar di Gedung Serbaguna Bukit Asam, Tanjung Enim, Selasa (2/3).

Herman meyakini pembangunan KEK tersebut tentu akan membawa dampak positif bagi perkembangan Kabupaten Muara Enim khususnya untuk Tanjung Enim. Hal itu juga berkaitan juga dengan pertumbuhan ekonomi yang akan didapat. Apalagi, KEK tersebut berada tepat di kawasan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Sumsel 8.

PT Bukit Asam berencana mengembangkan bisnis dengan membangun hilirisasi batubara, berupa pabrik pengolahan gasifikasi yakni suatu proses perubahan bahan bakar padat secara termokimia menjadi gas berbahan dasar hasil tambang tersebut.

"Hilirisasi batubara juga akan berdampak besar bagi masyarakat. Artinya batubara akan diubah menjadi berbagai macam bahan bakar di pabrik gasifikasi itu. Hasilnya dari pabrik tersebut berupa gas LPG, minyak dan lainnya. Artinya kita tidak perlu lagi bergantung impor LPG sehingga biaya yang akan dikeluarkan masyarakat akan lebih murah. Bahkan itu akan mempercepat PT Bukit Asam menjadi perusahaan energi dunia," tuturnya.

Terlebih, lanjutnya, Sumsel akan memiliki kembali PLTU raksasa dengan daya 1.200 Mega Watt. Tentu hal itu akan semakin mendorong Sumsel sebagai provinsi penghasil energi.

"PLTU raksasa berdaya 1.200 (MW) dengan konsumsi 6 ton per tahun akan kita miliki. Dengan begitu, Sumsel akan menjadi tuan rumah listrik di Sumatera. Hal itu harus kita kembangkan sehingga listrik Sumsel dapat disuplai ke pulau lainnya," terangnya.

Di sisi lain, di HUT PT Bukit Asam ke 40 tahun ini, Herman Deru meminta PT Bukit Asam terus berkontribusi memajukan Sumsel. Dia juga meminta agar PT Bukit Asam tetap menjadi perusahaan pertambangan yang peduli akan lingkungan.

"Selama ini PT Bukit Asam telah berkontribusi untuk kemajuan Sumsel. PT Bukit Asam ini tidak hanya fokus untuk melakukan penambangan, namun reklamasi lingkungan dan reboisasi Daerah Aliran Sungai (DAS) sangat baik. Mudah-mudahan kekayaan Sumber Daya Alam di Sumsel ini dapat juga bermanfaat bagi anak cucu kita," imbuhnya.

Sementara itu, Direktur Utama PT Bukit Asam Tbk Arviyan Arifin mengatakan dalam perjalanannya selama 40 tahun, banyak tantangan dan rintangan yang dilalui PT Bukit Asam. Namun hal itu membuat PT Bukit Asam semakin matang dalam mengembangkan bisnis pertambangan tersebut.

"Terbukti saat ini produksi PT Bukit Asam semakin meningkat dan ekspor semakin menggeliat. Bahkan di tengah pandemi saat ini kita masih mencetak laba positif. Inilah yang patut kita syukuri," katanya.

Capaian tersebut, lanjutnya, tak lepas dari dorongan berbagai pihak, termasuk Herman Deru. Sebab itulah, PT Bukit Asam berjanji untuk berkontribusi untuk kemajuan Sumsel. Diketahui, pada 2020 lalu, PT Bukit Asam mengucurkan CSR sebesar Rp 128 miliar untuk pembangunan di Sumsel.

"Pak Gubernur pun menginisiasi dana tersebut untuk pembangunan 10 gedung olahraga di Sumsel ini dengan harapan dapat membangkitkan minat olahraga masyarakat," tuturnya.

PT Bukit Asam juga berkontribusi dalam membantu penanganan COVID-19 di Sumsel. Lebih dari Rp 25 miliar murni diperuntukkan untuk penanganan dan Rp 6 miliar untuk pengadaan PCR dan lainnya.

"Tantangan ke depan semakin berat. PT Bukit Asam bukan hanya menjadi perusahaan pertambangan namun juga perusahaan energi dunia yang harus dikembangkan. Mudah-mudahan PT Bukit Asam menjadi pelopor hilirisasi batubara," pungkasnya.

Diketahui, peringatan HUT PT Bukit Asam ke 40 tahun ditandai dengan pemotongan tumpeng sebagai tanda syukur. Tidak hanya, PT Bukit Asam juga menyerahkan secara simbolis 9.000 santunan untuk purna bakti PT Bukit Asam dan masyarakat penerima manfaat.

Turut hadir dalam acara itu, Anggota Komisi XI DPR RI Hj Percha Leanpuri, Pangdam II Sriwijaya Mayjen TNI Agus Suhardi, PLH Bupati Muara Enim H Nasrun Umar serta Forkopimda Provinsi dan Kabupaten.

Simak juga 'Mutasi Corona Inggris Masuk RI, Ini Kata Satgas':

[Gambas:Video 20detik]



(fhs/ega)