Ampuh Atasi COVID, Polsek Tambora Lanjutkan Treatment Isoman Klaster Keluarga

Karin Nur Secha - detikNews
Selasa, 02 Mar 2021 21:37 WIB
3 Pilar Saat Menjalankan Program Treatment Isolasi Mandiri di Tambora
3 Pilar Saat Menjalankan Program Treatment Isolasi Mandiri di Tambora (Dok. Istimewa)
Jakarta -

Kasus COVID-19 di Indonesia, khususnya di Jakarta, saat ini masih relatif tinggi. Mengatasi hal itu, Polsek Tambora bersama tiga pilar mempunyai solusi, yaitu isolasi mandiri di rumah.

Isolasi mandiri di rumah ini dijalani oleh penyandang COVID-19, khususnya klaster keluarga di Kecamatan Tambora. Selain itu, bersama Polsek Tambora, Danramil Tambora dan Kecamatan Tambora turut memantau pasien COVID-19 yang menjalani isolasi mandiri di rumah.

"Jadi kami membantu proses treatment dari 16 warga yang terdiri dari 4 rumah saat menjalani isolasi mandiri di rumah. Mereka tercatat sebagai pasien COVID-19 dengan klaster keluarga," ujar Kapolsek Tambora Kompol Faruk Rozi kepada wartawan di Polsek Tambora, Jakarta Barat, Selasa (2/3/2021).

Dia mengatakan treatment yang diberikan kepada pasien isolasi mandiri ini berupa pemantauan dari Bhabinkamtibmas dan Babinsa setempat untuk memastikan mereka taat dalam menjalani isolasi mandiri. Selain itu, Faruk menyampaikan bahwa masyarakat yang menjalani isolasi mandiri diberi bantuan berupa vitamin, minuman herbal, dan masker medis.

"Treatment-nya ini vitamin horvita-g direkomendasikan oleh halodoc. Ini kita kasih dosis sampe 7 hari, jadi kita akan stok sampe 7 hari. Kalau misalkan vitaminnya itu sehari dua kali, minum jamunya itu juga sehari dua kali. Kita juga berikan mereka masker medis untuk stok selama isolasi mandiri," jelas Faruk.

Dengan adanya treatment isolasi mandiri ini, terbukti ada 16 orang yang menjadi klaster keluarga saat ini sudah bebas dari COVID-19. Hal tersebut diketahui dari hasil swab antigen setelah 7 hari mereka jalani isolasi mandiri.

"Setelah tujuh hari minuman herbal itu dikonsumsi hasilnya tujuh hari kemudian 16 warga di-swab antigen oleh Puskesmas Tambora dan negatif COVID-19," ungkapnya.

Lebih lanjut, Faruk berencana terus melanjutkan program treatment isolasi mandiri pada klaster keluarga yang ada di Kecamatan Tambora hingga pandemi ini usai.

"Treatment kami lakukan bisa percepat atau bisa memutus mata rantai COVID-19 yang lakukan isoman di rumah," ujarnya.

Program ini merupakan arahan langsung dari Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Ady Wibowo beserta pimpinan tiga pilar Kotamadya Jakarta Barat dan sudah berjalan selama sepekan.

Sementara itu, salah satu warga yang jalani isolasi mandiri di rumah adalah Awang (79). Wanita lanjut usia itu mengaku sudah mendapatkan treatment khusus dari Polsek Tambora selama jalani isolasi mandiri di rumah.

"Selama tujuh hari jalani isolasi mandiri. Terima kasih karena dapat bantuan dari Polisi dan TNI berupa vitamin dan minuman herbal," kata Awang.

(maa/maa)