Bersama YJI, Pemprov Sumsel Tekan Kematian Akibat Jantung

Faidah Umu Sofuroh - detikNews
Selasa, 02 Mar 2021 19:24 WIB
Pemprov Sumsel
Foto: Pemprov Sumsel
Jakarta -

Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) akan terus mendukung program yang dijalankan pengurus Yayasan Jantung Indonesia (YJI) Cabang Sumsel. Yayasan Jantung Indonesia Cabang Sumsel memiliki program mengedukasi masyarakat untuk menekan jumlah penderita sakit jantung.

"Pembunuh pertama di dunia itu masih penyakit jantung. Sosialisasi dan kampanye mencintai jantung sangat perlu dilakukan kepada masyarakat," ungkap Gubernur Herman Deru dalam keterangan tertulis, Selasa (2/3/2021).

Menurut Herman, salah satu tugas utama yang diemban Yayasan Jantung Indonesia Cabang Utama Sumsel melakukan sosialisasi, dan edukasi agar kesadaran masyarakat semakin baik terhadap kesehatan jantung.

"Terima kasih kepada Yayasan Jantung Indonesia Cabang Utama Sumsel, karena telah membantu tugas pemerintah dalam menjaga kesehatan masyarakat," imbuhnya.

Menurutnya, upaya Yayasan Jantung Indonesia dalam mengajak masyarakat peduli dengan kesehatan jantung harus terus dilakukan melalui kampanye cinta jantung hingga ke pelosok kabupaten/kota di Sumsel.

"Jangan hanya di kota saja dilakukan sosialisasi, tetapi sampai ke pelosok kabupaten/kota juga perlu dilakukan edukasi pada masyarakat," tandasnya.

Sementara itu, Ketua Yayasan Jantung Indonesia Cabang Utama Sumsel Fauziah Mawardi Yahya mengatakan sejak dikukuhkan pada Februari 2020 lalu, berbagai kegiatan telah dilakukan. Termasuk mengajak masyarakat menerapkan pola hidup sehat dengan berolahraga.

"Kita memiliki visi misi sebagai pelopor gaya hidup sehat. Saat ini target utamanya berbagai usia, terutama remaja dan kaum perempuan," ungkapnya.

Ia berharap berbagai dukungan dari pihak pemerintah provinsi agar visi misi Yayasan Jantung Indonesia Cabang Utama Sumsel bisa terwujud, dan jantung masyarakat Sumsel semakin sehat.

"Jika sudah berdiri kepengurusan di kabupaten/kota, tentu kampanye cinta jantung dan peduli jantung akan lebih digencarkan lagi. Tentu ini akan berdampak baik bagi kesehatan masyarakat Sumsel," tandasnya.

(fhs/ega)