KPAI Salut Jokowi Cabut Lampiran Perpres soal Investasi Miras

Rahmat Fathan - detikNews
Selasa, 02 Mar 2021 18:14 WIB
Komisioner KPAI Jasra Putra mendatangi Mapolsek Pasar Rebo.
Komisioner KPAI Jasra Putra (Dok. detikcom)
Jakarta - KPAI menyambut baik langkah Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang mencabut lampiran perpres soal pembukaan investasi baru industri minuman keras (miras). Menurut KPAI, langkah Presiden Jokowi itu menyelamatkan anak-anak.

"Pencabutan ini bagian dari merawat dan menegakkan konstitusi juga. Salut buat Presiden kita," ujar Komisioner KPAI, Jasra Putra dalam keterangannya, Selasa (2/3/2021).

Jasra Putra menilai langkah Jokowi sudah tepat. Sebab, iklim investasi yang membawa ancaman lingkungan, tatanan moral, tatanan etika, seperti produk minuman keras hendaknya dihindari.

"Ini adalah prinsip kehati-hatian. Dan bagian merawat masa depan Indonesia, mencabut kebijakan ini adalah bicara masa depan generasi kita," kata dia.

Jasra mengatakan, selama ini, banyak anak-anak menjadi korban dari miras. Dia khawatir, jika investasi miras menjadi legal akan berdampak pada masa depan generasi muda.

"Kisah anak meninggal karena miras oplosan harus dikurangi, karena kasusnya banyak. Ketika dikonsumsi pun di regulasi bicara pengawasan yang ketat. Agar tidak dipakai yang membahayakan kesehatan dan masa depan," ucap dia.

"Tidak dilegalkan saja, peredarannya luar biasa. Apalagi kalau di beri ruang, kita khawatir akan lebih berat tugas bangsa ini menyelamatkan generasinya," kata Jasra.

Seperti diketahui, Perpres Bidang Usaha Penanaman Modal yang memuat aturan soal usaha miras menuai kontroversi. Presiden Jokowi kemudian mencabut lampiran perpres yang mengatur pembukaan investasi baru industri miras itu.

"Bersama ini saya sampaikan, saya putuskan lampiran perpres terkait pembukaan investasi baru dalam industri miras yang mengandung alkohol saya nyatakan dicabut," kata Jokowi dalam siaran pers virtual, Selasa (2/3).

Simak juga Video: Jokowi Cabut Lampiran Perpres Investasi Miras, PBNU: Cukup Bijak

[Gambas:Video 20detik] (mae/mae)