Kutip Bung Karno, Mensos Risma Kukuhkan Pengurus Karang Taruna

Rahel Narda C - detikNews
Selasa, 02 Mar 2021 12:41 WIB
Tangkapan Layar Mensos Tri Rismaharini dalam pengukuhan pengurus Karang Taruna 2020-2025
Foto: Tangkapan Layar Mensos Tri Rismaharini dalam pengukuhan pengurus Karang Taruna 2020-2025
Jakarta -

Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini mengukuhkan kepengurusan Karang Taruna periode 2020-2025. Ia mengukuhkan kepengurusan Karang Taruna di bawah kepemimpinan Ketua Umum Didik Mukriyanto.

Pengukuhan dilakukan berdasarkan SK Mensos RI Nomor 09/HUK/2021 tanggal 1 Maret 2021. Pengukuhan dilakukan secara fisik dan virtual. Hadir secara virtual Ketua Majelis Pertimbangan Karang Taruna Gibran Rakabuming Raka.

"Semoga saudara-saudara dapat mengemban amanah dari warga karang taruna dan masyarakat di seluruh Indonesia sebagaimana tertuang dari hasil-hasil Temu Karya Karang Taruna Nasional Tahun 2020," kata Risma saat mengukuhkan para pengurus Karang Taruna yang disiarkan secara virtual, Selasa (2/3/2021).

Usai melantik para pengurus, Mensos Risma berbicara mengenai peran penting pemuda di masa pandemi COVID-19. Risma awalnya mengingatkan kembali sejarah perjuangan kemerdekaan bangsa melawan penjajah di Tanah Air. Ia menilai kemerdekaan bangsa Indonesia dapat terjadi karena ada peran dan keterlibatan pemuda di dalamnya.

"Kemudian saat para pemuda mengumpulkan tekad untuk bersatu dengan mengucapkan sumpah pemuda maka kemudian kemerdekaan itu bisa kita raih," kata Risma.

Lebih lanjut, Risma juga mengutip pernyataan Presiden RI Soekarno atau Bung Karno terkait keyakinannya terhadap kemampuan pemuda. Ia yakin kehadiran Karang Taruna dapat menjadi kekuatan bangsa khususnya di masa pandemi ini.

"Tadi disampaikan Bung Karno, satu orang pemuda bisa mengguncang dunia dan itu semua mungkin tidak ada yang tidak mungkin. Apalagi coba ada kekuatan karang taruna yang tadi saya sampaikan di pelosok-pelosok. Segala permasalahan tadi mestinya bisa kita selesaikan saat kita dilenakan tadi oleh tadi disampaikan Mas Gibran, oleh pendemi," ujarnya.

Kemudian Risma juga mendorong para pemuda tetap terus bergerak di masa pandemi COVID-19. Ia tidak ingin anak muda tidak melakukan apa-apa dengan alasan pandemi Corona.

"Makanya jangan kita kemudian ikut surut seolah-olah bahwa dengan adanya pandemi kemudian kita tidak bisa melakukan apa-apa, kita diam saja. Hanya karena oh ini masih masa sulit, oh ini masih masa pandemi, asal kita jaga prokes kita disiplin maka kita tidak perlu takut untuk bergerak, apalagi sudah ada vaksin. Kenapa sekali lagi, asal kita disiplin. Kuncinya cuma itu. Kita ikuti proses 3M (memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak)," jelasnya.

Simak juga video 'Serba-serbi Vaksinasi Gotong Royong untuk Karyawan dan Keluarga':

[Gambas:Video 20detik]



Lebih lanjut baca di halaman berikutnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2