Disdik Parepare Masih Pertimbangkan Rencana Belajar Tatap Muka di Sekolah

Hasrul Nawir - detikNews
Selasa, 02 Mar 2021 11:32 WIB
Pelaksana Tugas(Plt) Kadis Pendidikan Kota Parepare, Arifuddin Idris
Pelaksana Tugas(Plt) Kadis Pendidikan Kota Parepare, Arifuddin Idris (Foto: Hasrul Nawir/detikcom)
Jakarta - Dinas Pendidikan, Kota Parepare, Sulawesi Selatan masih mempertimbangkan rencana sekolah tatap muka yang diwacanakan dimulai pada Juli 2021 berdasarkan SKB 4 Menteri. Pelaksana Tugas(Plt) Kadis Pendidikan Kota Parepare, Arifuddin Idris mengaku pihaknya masih melakukan kajian terkait rencana tersebut.

"Ada dua hal yang harus kita perhatikan untuk pembelajaran tatap muka di sekolah, yang pertama adalah kesiapan sekolah secara infrastruktur yang memenuhi protap kesehatan dan kesediaan orang tua untuk mengizinkan anaknya mengikuti pembelajaran tatap muka di sekolah," ujar Arifuddin saat ditemui detikcom, Selasa (2/3/2021).

Arifuddin menjelaskan untuk internal sekolah diwajibkan untuk memenuhi standar. Beberapa hal yang perlu disiapkan seperti tempat cuci tangan, alat pengukur suhu, alat penyemprot termasuk pengaturan bangku dan shift jadwal belajar .

"Tidak ada kantin sekolah dan waktu belajar juga dipangkas ," bebernya.

Arifuddin mengatakan pihaknya juga telah menginstruksikan kepada pihak sekolah untuk menyebarkan sebuah pernyataan dari pihak orang tua untuk mengizinkan anaknya belajar tatap muka di sekolah.

"Hasilnya itu pendataan dan akan dipetakan untuk selanjutnya dibahas dengan pihak-pihak terkait, nanti ramuannya akan kami buatkan sebagai bahan pertimbangan ke wali Kota sebagai penentu kebijakan, namun sekali lagi rencana pembukaan sekolah itu belum tentu (dilakukan)," terangnya.

Arifuddin juga menambahkan hal yang tidak kalah pentingnya adalah vaksinasi terhadap tenaga pendidik dan non pendidik di sekolah. Menurutnya, pihaknya telah melakukan pendataan dan mengirimkan nama-nama tenaga pendidik dan non pendidik untuk mendapatkan vaksinasi.

"Kemarin kita juga sudah melakukan pendataan dan mengirimkan nama-nama sebanyak kurang lebih 1.200 tenaga pendidik dan non pendidik sesuai permintaan Dinkes untuk menjalani vaksinasi COVID-19," tutupnya.

Simak video 'Jokowi Targetkan Belajar Tatap Muka Bisa Dilakukan Pada Juli':

[Gambas:Video 20detik]



(dwia/dwia)