KNKT Kirim 4 Ahli Selidiki Penyebab Jatuhnya Cessna

KNKT Kirim 4 Ahli Selidiki Penyebab Jatuhnya Cessna

- detikNews
Senin, 27 Feb 2006 08:02 WIB
Jakarta - Komisi Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), masih terus menyelidiki penyebab jatuhnya pesawat latih Cessna di Subang pada 25 Februari 2006 lalu. Pesawat tersebut patah menjadi tiga bagian yaitu bagian badan, kepala danekor. Dengan posisi kepala pesawat nyungsep ke sawah."Karena kerusakan mesin, mesinnya mati. Tapi sampai saat ini masih diselidiki penyebab kematiannya," kata ketua KNKT Setyo Rahardjo, saat dihubungi detikcom, Senin (27/2/2006).Menurutnya, saat ini KNKT telah megirimkan 4 orang tenaga ahli yang terdiridari teknisi dan pilot, untuk menyelidiki penyebab jatuhnya pesawat Cessna tersebut. "Sampai saat ini komponen masih di Kalijati dan sedang dalam proses evakuasi. Nanti bisa diperiksa di PT Dirgantara Indonesia atau di Curug," ujarnya.Dia sendiri tidak mau menduga-duga penyebab matinya mesin yang menyebabkan pesawat latih tersebut jatuh. "Namanya kerusakan kita tidak tahu. Tidak ada pengaruh cuaca dan free fligt check oleh pilot dan teknisi sebelum terbang tidak ada kerusakan," tandasnya.Musibah ini sendiri merenggut dua korban jiwa pilot Kapten Arif Mulyawan dan Kopilot Imam Santoso, sedang dua teknisi lainnya Lettu Hermanus Handoko dan Ir Firman Sunoto menderita luka parah.Pesawat latih Cessna SR 25OO PKSAY yang naas ini jatuh di Desa Wanareja, Subang, Jawa Barat, pada Sabtu 24 Februari kemarin pukul 08.50 WIB. Pesawat jatuh saat melakukan terbang jelajah (cross country) dari Lanud Hussein Sastranegara Bandung menuju Lanud Halim Perdanakusumah Jakarta selanjutnya ke Lanud Ahmad Yani Semarang-Buleleng. (mar/)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait