KAI Tertibkan Bangunan Liar di Sekitar Jalur Rel Petak Jl Nambo-Cibinong

Yulida Medistiara - detikNews
Senin, 01 Mar 2021 18:49 WIB
KAI Tertibkan Bangunan Liar di Sekitar Jalur Rel Petak Jl Nambo-Cibinong

Foto KAI Daop 1
Foto: Dok. Istimewa
Jakarta -

PT KAI Daop 1 Jakarta menertibkan bangunan liar dan aktivitas warga di sekitar jalur rel petak jalan Nambo-Cibinong Km 48+6/10. Penertiban tersebut untuk menjaga keselamatan perjalanan kereta api.

"Sebelum ditertibkan, ditemukan bahwa warga sekitar memakai sepanjang jalur rel untuk aktivitas melintas mobil bahkan menjadi area lahan parkir kendaraan. Untukitu, selain menertibkan bangunan liar yang terdapat di area jalur rel, jajaran Daop 1 Jakarta juga menutup akses jalan yang sering dipergunakan warga untuk melintas kendaraan mobil," kata Kahumas PT KAI Daop 1 Jakarta, Eva Chairunisa, dalam keterangannya, Senin (1/3/2021).

Penertiban tersebut dilakukan pada Senin (1/3) dan berjalan lancar. Daop 1 Jakarta bekerja sama dengan instansi kewilayahan sekitar melakukan penertiban dan penutupan akses jalan.

KAI Tertibkan Bangunan Liar di Sekitar Jalur Rel Petak Jl Nambo-CibinongFoto KAI Daop 1KAI Tertibkan Bangunan Liar di Sekitar Jalur Rel Petak Jl Nambo-CibinongFoto KAI Daop 1 Foto: Dok. Istimewa

PT KAI Daop 1 Jakarta meminta masyarakat memiliki kesadaran dalam menaati UU Nomor 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian. Khususnya Pasal 173, Pasal 178, Pasal 181 UU Perkretaapian.

Pasal 173 berbunyi:

Masyarakat wajib ikut serta menjaga ketertiban, keamanan, dan keselamatan penyelenggaraan perkeretaapian.

Pasal 178 berbunyi:
Setiap orang dilarang membangun gedung, membuat tembok, pagar, tanggul, bangunan lainnya, menanam jenis pohon yang tinggi, atau menempatkan barang pada jalur kereta api yang dapat mengganggu pandangan bebas dan membahayakan keselamatan perjalanan kereta api.

Pasal 181 ayat (1) berbunyi:
Setiap orang dilarang berada di ruang manfaat jalur kereta api; menyeret, menggerakkan, meletakkan, atau memindahkan barang di atas rel atau melintasi jalur kereta api; atau menggunakan jalur kereta api untuk kepentingan lain, selain untuk angkutan kereta api.

Pelanggaran terhadap Pasal 181 ayat (1) berupa pidana penjara paling lama 3 bulan atau denda paling banyak Rp 15.000.000 sebagaimana yang dinyatakan dalam Pasal 199 UU 23 tahun 2007.

"PT KAI Daop 1 Jakarta terus melakukan sosialisasi, dan meminta kesadaran masyarakat khususnya yang tinggal di sekitar jalur KA untuk lebih peduli akan peraturan yang sudah ditetapkan, agar perjalanan KA yang aman, selamat dan sehat dapat diwujudkan bersama," ujar Eva.

(yld/jbr)