Paspampres: Kasus Pemoge Terobos Ring 1 Sudah Selesai, Jika Tak Diviralkan

Tim Detikcom - detikNews
Senin, 01 Mar 2021 13:17 WIB
Pasukan pengaman presiden melakukan sterilisasi di kediaman Selvi  Ananda, Jalan Kutai, Sumber, Solo, Jawa Tengah, Selasa (9/6/2015). Direncanakan nanti malam akan berlangsung lamaran menjelang pernikahan Gibran Rakabuming Raka dan Selvi Ananda di rumah tersebut. Anggota Paspampres memeriksa dan melakukan sterilisasi kediaman Selvi Ananda. Agung Pambudhy/detikcom.
Ilustrasi Paspampres (Agung Pambudhy/detikcom)
Jakarta -

Pengendara motor yang menerobos penutupan jalan akibat ada pengamanan Ring 1 di Jl Veteran III, Jakarta Pusat, akan mendatangi Mako Paspampres untuk meminta maaf. Paspampres menyebut sebenarnya kasus tersebut telah selesai saat pengendara motor itu dilepas, tapi ternyata ada yang memviralkan video tersebut.

"Kalau kita kan sebenarnya sudah selesai sebetulnya, sudah melepas mereka sudah selesai, kita sebenarnya sudah persuasif, kita tidak menindaklanjuti, karena keputusan itu diambil karena memang setelah diperiksa mereka tidak ada indikasi membawa alat, membawa bahan-bahan yang dapat membahayakan," ujar Asisten Intelijen Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) Letkol Inf Wisnu Herlambang saat dihubungi, Minggu, (28/2/2021).

Paspampres menilai para pengendara motor gede itu ditindak tegas karena tindakannya menerobos jalan yang ditutup dan tengah dilakukan instalasi pengamanan VVIP di Jl Veteran III. Namun setelah diperiksa tak membawa barang-barang mencurigakan, akhirnya pemotor tersebut dilepas.

"Hanya karena tindakan mereka menerobos itu lah kita melakukan tindakan reaksi cepat karena tugas kita mengantisipasi adanya bahaya," katanya.

Lebih lanjut, Wisnu menilai sebenarnya kasus tersebut telah selesai ketika Paspampres memberikan edukasi kepada pengendara motor terkait kawasan Ring 1 dan etika lalu lintas. Paspampres telah memberi edukasi dengan harapan kejadian serupa tidak terulang. Namun, kasus itu kembali mencuat setelah pengendara motor itu memviralkan video tersebut.

Menurut Wisnu, video yang diunggah di medsos oleh pemotor merupakan tindakan yang keliru. Sebab, menurutnya, hal itu sama saja memberikan barang bukti kepada kepolisian untuk menindaklanjutinya. Diketahui para pengendara motor tersebut saat ini sedang menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya.

"Tidak (tidak ditilang), kewenangananya itu kewenangannya kepolisian. Sebetulnya kalau mereka tidak memviralkan video itu ya sudah tidak ada alat bukti untuk diperiksa kan, karena mereka memviralkan meminta dukungan netizen, muter balik ke mereka. Kalau boleh saya bilang mereka menyerahkan video barang bukti itu kepada publik kepada kepolisian," ujar Wisnu.

"Orang sudah kita lepas, kita edukasi jangan melanggar lagi, jangan menerobos tindakan mereka sangat membahayakan instalasi VVIP karena ada aturannya kita bertindak. Kalau mereka tidak mem-posting kan selesai semuanya," imbuhnya.

Sementara itu, terkait kelanjutan kasus tersebut di Polda Metro Jaya merupakan kewenangan kepolisian.

Sebelumnya, viral di media sosial rombongan pemotor diberhentikan dan dilumpuhkan oleh Paspampres saat melintasi Jl Veteran III, Jakarta Pusat. Rombongan pemotor tersebut dihentikan karena menerobos jalan yang ditutup dan tengah dilakukan instalasi pengamanan VVIP.

"Anggota Paspampres yang sedang melaksanakan tugas pengamanan instalasi di Kantor Wapres terpaksa melumpuhkan pengendara motor/komunitas motor yang sedang melaksanakan Sunday Morning Riding (Sunmori)karena memaksa menerobos Jalan Veteran III yang ditutup oleh pembatas jalan (cones)," kata Komandan Pasukan Pengaman Presiden (DanPaspampres), Mayjen TNI Agus Subiyanto, saat dikonfirmasi, Jumat (26/2/2021).

Diketahui, Jalan Veteran III merupakan kawasan Ring 1, yang mana bersebelahan dengan kantor Wakil Presiden RI. Peristiwa itu terjadi pada Minggu (21/2) pagi, saat sedang dilakukan instalasi pengamanan VVIP sehingga saat ada orang yang menerobos jalanan yang ditutup telah masuk kegiatan yang mengancam.

Simak video 'Catat! Ini Wilayah yang Masuk Klasifikasi Ring 1':

[Gambas:Video 20detik]



(yld/fjp)