Karakternya Lembut, Keluarga Tak Percaya Dopi Bunuh Dede
Minggu, 26 Feb 2006 16:35 WIB
Jakarta - Keluarga sangat terkejut Dopi Septarandi dilaporkan ke polisi atas tuduhan membunuh anak tirinya, Arjunandri (4) alias Dede. Selama ini Dopi dikenal bersikap lembut dan sangat sayang pada Dede."Kalau saya lihat keponakan saya (Dopi), orangnya lembut. Dia juga tampak sangat sayang pada anaknya itu," kata paman Dopi, Nasrul Yasir, saat ditemui wartawan, di RSCM, Jalan Diponegoro, Jakarta, Minggu (26/2/2006).Dede tewas dengan luka memar di sekujur tubuhnya, pagi tadi. Salah seorang tetangga korban melaporkan kematian itu ke polisi dengan dugaan Dede tewas dibunuh Dopi, ayah tiri bocah 4 tahun itu.Nasrul menduga Dede meninggal karena sakit. Sabtu 25 Februari malam, bocah itu sempat dibawa ke sebuah rumah sakit di Cengkareng karena kejang-kejang. Tapi RS tersebut tak mau menerima Dede dengan alasan penuh. Selain itu rumah sakit juga mengharuskan orang tua Dede membayar uang muka Rp 2juta. "Karena tak punya uang segitu, Dede kembali dibawa ke rumah," kata Nasrul.Kehidupan keluarga Dopi, kata Nasrul, memang serba kekurangan. Akibatnya Dede pun kurang terurus dan jadi kurus. Hingga berumur 4 tahun, berat badan Dede hanya 10 kilogram. Padahal normalnya bocah seumur itu beratnya 14 kilogram. Meski kurang terurus, menurut Nasrul, Dopi dan Erni sangat menyayangi anak itu. Nasrul mengaku mengenal Dopi dengan baik, tapi ia jarang berkomunikasi dengan Dopi karena jarak rumah yang berjauhan. Nasrul tinggal di Pamulang, sedangkan Dopi tinggal di Kalideres, Jakarta Barat. "Sampai sekarang saya belum bertemu dengan dia. Terakhir kali bertemu lebaran tahun lalu," katanya. Paman Dopi itu ke RSCM mendampingi Erni, ibu Dede untuk mengambil jenazah bocah malang itu. Hingga kini jenazah Dede masih di RSCM. Keluarga Dede hingga kini belum mempunyai uang Rp 2,5 juta untuk menebus jenazah Dede.
(iy/)











































