Wali Kota Hendi Tancap Gas Bereskan Masalah Banjir di Kota Semarang

Angga Laraspati - detikNews
Minggu, 28 Feb 2021 20:04 WIB
Pemkot Semarang
Foto: Pemkot Semarang
Jakarta -

Usai dilantik, Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi langsung tancap gas membereskan berbagai masalah di Kota Semarang. Salah satunya yang menjadi prioritas Hendi, sapaan akrab Hendrar Prihadi yakni penanganan banjir yang beberapa hari kebelakang menjadi tantangan Kota Semarang.

Guna memastikan penanganan banjir berjalan optimal, Hendi pun turun langsung meninjau lapangan salah satunya dengan berkunjung ke Kelurahan Trimulyo, Kecamatan Genuk, Semarang. Setibanya di lokasi, Hendi langsung mengecek saluran dan pompa-pompa.

Hendi menuturkan, pengecekan dilakukan guna memastikan seluruh pompa dioptimalkan agar genangan air di daerah Genuk segera surut.

Menurut Hendi, upayanya tersebut juga termasuk dalam rangka melaksanakan perintah Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, yang meminta dirinya untuk menyalakan seluruh pompa penyedot air di Kota Semarang.

Namun, Hendi justru kaget mengetahui pompa yang ada bukannya bertambah, namun justru berkurang.

"Seharusnya ada pompa tambahan satu di sini, namun kita cari kok nggak ada, ternyata diarahkan ke daerah luar Semarang, masih di Jawa Tengah," tutur Hendi dalam keterangan tertulis, Minggu (28/2/2021).

"Ini salah satu contoh yang akan kita gunakan untuk evaluasi, bahwa kita kekurangan pompa. Maka kami berharap BBWS (Pewali Juwana) maupun Pemerintah Provinsi untuk membantu," tambahnya.

Hendi lantas meminta Dinas Pekerjaan Umum Kota Semarang untuk melakukan koordinasi intensif dengan BBWS Pemali Juana dan Pemerintah Provinsi, dengan harapan salah satu pompa yang semula berada di Sungai Babon bisa kembali digunakan untuk penanganan titik genangan di wilayah tersebut.

Sebelumnya, usai dilantik kembali sebagai Wali Kota Semarang, Hendi juga menyatakan akan melakukan evaluasi total dalam beberapa kali kejadian banjir yang terjadi beberapa minggu terakhir.

"Memang masyarakat sudah tidak sabar dengan kejadian banjir ini, selama 1-2 minggu ini akan dilakukan evaluasi total, apakah nanti sistemnya yang diperbaiki atau orangnya," ujar Hendi.

Sementara itu terkait pembangunan Tol Semarang Harbour, Hendi menceritakan jika proyek sudah dimulai. Menurut info yang ada, saat ini pengerjaan sedang melakukan pembangunan di daerah Demak.

"Sudah jalan. Sekarang ini infonya sedang mengerjakan pembangunan di daerah Demak. Info dari Kementerian, tahun ini masuk pengerjaan di wilayah Semarang. Mudah-mudahan segera jalan di tahun ini," harap Hendi.

Semarang Tol Harbour merupakan proyek pembangunan Tol yang menghubungkan Kabupaten Kendal, Kota Semarang dan Demak. Rencananya, konstruksi tol akan dimulai pada tahun 2021 dan beroperasi pada 2023.

Tol ini terintegrasi dengan Tanggul Laut dan Polder. Adapun tujuan pembangunan tol Semarang Demak tersebut di samping untuk mengatasi kemacetan dan mendorong pertumbuhan ekonomi dengan mobilisasi logistik juga sebagai upaya mengatasi abrasi air laut, dan memenuhi kebutuhan air bersih khususnya bagi masyarakat di Kota Semarang.

(ega/ega)