Freeport Dibuka, 150 Aparat Masih Berjaga
Sabtu, 25 Feb 2006 21:12 WIB
Jakarta - Blokade warga Timika di jalan masuk PT Freeport telah dibuka. Bahkan pembukaan diwarnai dengan upacara adat. Namun, 150 aparat polisi masih berjaga-jaga."Sisa 150 masih berjaga. Belum ditarik ya, masih untuk mengamankan kembali," ujar Wakadiv Humas Mabes Polri Brigjen Pol Anton Bachrul Alam kepada detikcom. Anton menambahkan untuk proyek vital seperti Freeport itu selalu dijaga aparat. Namun jumlahnya disesuaikan dengan kebutuhan pengamanan. "Awalnya diturunkan 400 personil, tapi kemudian setelah pembukaan blokade oleh warga, beberapa personil pun ditarik kembali," tutur Anton. Warga Timika akhirnya bersedia untuk membuka jalan masuk PT Freeport di Ridge Kamp Timika Mile 72, Kabupaten Mimika pukul 17.30 WIT. Acara pembukaan blokade warga diwarnai pesta adat sambil membacakan beberapa tuntutan, antara lain 9 tuntutan untuk PT Freeport dan 5 tuntutan ditujukan pada pemerintah daerah.Warga Timika telah memblokir jalan ini selama 4 hari sejak 21 Februari lalu. Mereka memblokir karena tidak diperbolehkan mendulang emas di tempat pembuangan limbah PT Freeport. Sebanyak 5 petugas keamanan mengalami luka, di antaranya 1 orang terkena lemparan panah dan lainnya terkena lemparan batu.
(wiq/)











































