Ibas Minta Tak Diadu Domba dengan AHY, Pendiri PD Ungkap Sosok Terbaik

Wilda Hayatun Nufus - detikNews
Sabtu, 27 Feb 2021 19:43 WIB
Pendiri Partai Demokrat
Pendiri Partai Demokrat (Wilda Nufus/detikcom)
Jakarta -

Waketum Partai Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) meminta agar tidak ada pihak yang mengadu domba dirinya dengan sang kakak Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), yang merupakan Ketum Partai Demokrat, terkait dualisme kepemimpinan. Pendiri Partai Demokrat Hencky Luntungan mengungkap tetap ada yang lebih baik di antara keduanya.

"Jadi persoalan dua pangeran kayak tadi aja, berantem-berantem aja, pura-pura mati. Sekarang dipertanyakan, di antara dua yang jelek ini, mana yang terbaik dari yang jelek, tentu kan yang bontot (Ibas) to, yang terbaik dari yang paling jelek, dia yang punya pengalaman. Lebih daripada itu, tidak ada, Bos," kata Hencky di kawasan Mega Kuningan, Jakarta Selatan, Sabtu (27/2/2021).

Hencky merasa, di antara keduanya, Ibas lebih banyak memiliki pengalaman di dunia politik. Namun, terlepas dari itu, menurut Hencky, saat ini yang terbaik memang melakukan kongres luar biasa (KLB).

"Why not choose the best, and now, the best is KLB, kenapa tidak memilih yang terbaik, yang terbaik... udah... KLB, tiada lain," ucapnya

Hencky juga menyindir perihal penyelamatan yang dilakukan bukan atas nama partai, melainkan penyelamatan atas nama anak. Hencky kembali menegaskan para pendiri Partai Demokrat akan turun gunung untuk menyelamatkan partai dengan melakukan KLB.

"Kita mau selamatkan partai ini, bukan selamatkan anak kita. Paham sampai sini. Maaf kalau saya bicara agak keras, kalau saya, anak saya dipukuli, ya saya turun, kenapa kau dipukuli, dia yang mukul, berantem dengan saya. La ini kan turun gunung untuk membela anak, kan impossible. Turun gunung membela partai, nah kami inilah yang turun gunung," ujarnya.

Diketahui, Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) buka suara terkait isu dualisme kepemimpinan di lingkup internal Partai Demokrat. Ibas meminta agar tidak ada pihak yang mengadu domba dirinya dengan Agus Harimurti Yudhoyono.

Awalnya Ibas, melalui akun Twitternya seperti dilihat detikcom, Sabtu (27/2), menyinggung soal pengambilalihan kepemimpinan PD yang sah. Ibas memastikan dirinya solid mendukung AHY sebagai ketum.

"Jajaran pengurus Partai Demokrat, pusat & daerah, tmsk saya, kompak & bersatu utk hadapi Gerakan Pengambilalihan Kepemimpinan PD yg sah. Kami juga Setia & Mendukung penuh Ketua Umum AHY," tulis Ibas melalui akun @Edhie_Baskoro.


Ibas meminta tidak ada pihak yang mengadu-adu dirinya dengan AHY. Dia juga berterima kasih terkait 'good words' yang disampaikan pihak lain.

"Jangan diadu-adu antara saya dgn Mas AHY yg juga kakak saya sendiri. Ucapan Terima Kasih atas "GOOD WORDS out there" tapi, Mohon Maaf, tolong jangan adu domba saya ya"," ucap Ibas.

Ibas lalu mengungkit pernah meminta pihak yang adu domba untuk mengadu domba di lapangan domba. Dia sekali lagi menegaskan Partai Demokrat solid dan setia kepada AHY.

"Dulu saya pernah bilang kalau adu domba hanya ada di lapangan domba" Jadi, Jangan di-"spin" isyu & diadu-adu antara saya dengan Mas AHY. InsyaAllah PD Solid, Setia & Waspada semua," tutur Ibas.

Tonton Video: Pendiri Demokrat Ingin Lengserkan AHY di KLB, Bagaimana Aturannya?

[Gambas:Video 20detik]



(whn/maa)