Antisipasi Flu Burung, Tamiflu Disebar ke 4 RS di Jateng
Sabtu, 25 Feb 2006 17:55 WIB
Semarang - Flu burung masih jadi momok. Tak hanya bagi unggas, tapi juga manusia. Untuk mengantisipasi menularnya virus flu burung pada manusia, Dinas Kesehatan (Dinkes) Jawa Tengah (Jateng) menyuplai tamiflu ke 4 RS.Ke-4 RS yang mendapat jatah obat bagi penderita flu burung itu adalah RS Kariadi Semarang, RS Moewardi Solo, RS Kendal, dan RS Banyumas. Masing-masing diberi secara acak."Kita dapat 1.000 butir. Sekarang, obatnya sudah kita sebar ke-4 RS yang jadi rujukan di Jateng itu," kata Kepala Dinkes Jateng Budiharja di Kantor Gubernur Jateng, Jl. Pahlawan Semarang, Sabtu (25/2/2006).Dinkes mengaku terus melakukan surveilance di daerah-daerah yang disebut-sebut sebagai endemis flu burung. Namun hingga kini, belum ada laporan mengenai menularnya virus itu ke manusia."Kasus-kasus penularan terjadi di luar daeah. Di Jateng, hingga kini belum ada laporan soal itu. Kami berharap masyarakat terus meningkatkan kewaspadaannya," terangnya.Budiharja menambahkan, pihaknya mempersilakan warga yang merasa khawatir dengan kondisi tubuhnya. Terutama bagi mereka yang tinggal di sekitar peternakan atau memiliki unggas dan sakit dengan gejala seperti laiknya penyakit influenza.Berdasar data Dinas Peternakan Jateng per Februari tahun ini, wabah flu burung melanda 6 kabupaten/ kota. Daerah-daerah itu adalah Sragen, Karanganyar, Klaten, Boyolali, Grobogan, dan Sukoharjo. Sekitar 145 ribu unggas dilaporkan mati.Pada September 2005 lalu, warga Semarang sedikit geger. Sebab, (Alm) Rini Dina Prihatiningsih yang beralamat di Jl Badak VI Semarang didiagnosa menderita flu burung. Perempuan yang terinfeksi virus flu burung di Tangerang itu dimakamkan di Semarang.
(asy/)











































