KAU Kumpulkan Tanda Tangan Penghapusan Utang Luar Negeri
Sabtu, 25 Feb 2006 17:35 WIB
Jakarta - Koalisi Anti Utang (KAU) mengumpulkan tanda tangan masyarakat yang akan dijadikan sebagai petisi rakyat untuk penghapusan utang luar negeri. Rencananya petisi ini akan dikirimkan kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan DPR menjelang pertemuan antara RI dengan Consultative Group on Indonesia (CGI) Maret 2006. Pengumpulan tanda tangan dilakukan di pntu masuk pasar Blok M, Jakarta Selatan, Sabtu (25/2/2006) sore. Kegiatan serupa juga digelar KAU di Yogya dan Surabaya. "Pengumpulan tanda tangan tahap I sampai 10 Maret. Setelah itu, bila ada waktu sebelum pertemuan Indonesia dengan CGI, itu kesempatan kami mengumpulkan tanda tangan sebanyak-banyaknya," ujar Programme Officer KAU, Danni Setiawan. Hingga pukul 16.40 WIB, sudah terkumpul sekitar 300 tanda tangan. Masyarakat yang membubuhkan tanda tangan diwajibkan mencatat nomor identitasnya. "Yang tanda tangan beragam, ada pelajar, ibu-ibu, pedagang sekitar, bahkan tukang sampah. Waktu diskusi dengan kami, mereka keberatan dengan kenaikan harga BBM," kata dia. Rencananya, pengumpulan tanda tangan ini akan dilanjutkan KAU pukul 19.00 WIB di Taman Ismail Marzuki. Minggu (26/2/2006) besok, pengumpulan tanda tangan juga akan dilakukan di Monumen Nasional (Monas) pukul 14.00 WIB. Bagi masyarakat yang belum sempat mencantumkan tanda tangannya, bisa memberikan dukungan lewat e-mail di: dukungpetisi@kau.or.id. KAU berharap setidaknya bisa terkumpul 3.000 tanda tangan. Sejauh ini, masyarakat cukup antusias memberikan dukungan. Kendala yang dihadapi, beberapa di antara mereka tidak membawa KTP atau tidak punya waktu untuk berdiskusi. Petisi dimaksudkan agar pemerintah menghentikan utang baru dan membubarkan CGI. KAU juga meminta pertanggungjawaban kreditor yang telah menyalurkan utang selama ini dengan cara meminta pemotongan atau penghapusan utang.
(asy/)











































