Polisi Nyatakan Pemotor yang Ditendang Paspampres Terindikasi Kebut-kebutan

Yogi Ernes - detikNews
Sabtu, 27 Feb 2021 10:52 WIB
Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya Kompol Fahri Siregar (Samsdhuha Wildansyah/detikcom)
Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya Kompol Fahri Siregar (Samsdhuha Wildansyah/detikcom)
Jakarta -

Polisi menyelidiki kasus rombongan pemotor yang dihentikan Paspampres saat menerobos Jl Veteran III, Jakarta Pusat, yang tengah ditutup untuk pengamanan VVIP. Polisi menduga rombongan pemotor tersebut tengah melakukan aksi kebut-kebutan di jalan.

"Terlihatnya seperti melebihi batas kecepatan. Kebut-kebutanlah kalau kita bahasa lapangannya, gitu. Tapi nanti kita klarifikasi dulu karena pelanggarannya harus betul-betul dilihat pelanggarannya apa," kata Kepala Subdirektorat Pembinaan dan Penegakan Hukum Direktorat Lalu Lintas (Kasubdit Gakkum Ditlantas) Polda Metro Jaya AKBP Fahri Siregar saat dihubungi detikcom, Sabtu (27/2/2021).

Fahri mengatakan aturan berkendara di kawasan perkotaan telah diatur. Dia menyebut para pengendara harus memacu kendaraannya tidak lebih dari batas 50 km/jam.

Peristiwa rombongan pemotor ditendang Paspampres tersebut diketahui terjadi pada Minggu (21/2) pagi. Rombongan pemotor saat itu tengah melakukan Sunday morning riding (sunmori).

Polisi kini tengah mencari identitas rombongan pemotor untuk dimintai klarifikasi. Menurut Fahri, keterangan langsung dari para pemotor tersebut penting untuk memastikan ada-tidaknya pelanggaran lalu lintas dan aturan protokol kesehatan yang dilanggar oleh rombongan tersebut.

"Kita klarifikasi peristiwanya itu bagaimana untuk bisa memastikan terjadinya kerumunan dari 'sunmori' tersebut. Terus melanggar nggak rambu-rambu yang ada. Terus batas kecepatannya melanggar nggak, kita akan klarifikasi dulu. Walau ada video, kita butuh keterangan dari para pengendara secara langsung," beber Fahri.

Selanjutnya, imbauan bagi para pemotor:

Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video "Viral, Bikers Disetop-Ditendang Petugas Saat Ngegas di Sekitar Istana!"
[Gambas:Video 20detik]