Gus Dur Tuding Pemerintah-Freeport Kongkalikong
Sabtu, 25 Feb 2006 15:24 WIB
Banjarmasin - Bukan Gus Dur namanya jika tidak mengeluarkan pernyataan bombastis. Gus Dur menuding ada kongkalikong pemerintah dengan Freeport. Dia pun mengusulkan agar dibentuk tim independen mengusut insiden tersebut."Harus dibentuk tim investigasi yang betul-betul independen karena pemerintah pusat dengan Freeport kongkalikong," kata Gus Dur. Namun, Gus Dur tidak merinci kongkalikong yang dimaksud. Hal ini disampaikan Gus Dur usai acara pembukaan Kongres I Garda Bangsa Gerakan Pemuda Kebangkitan Bangsa (Garda Bangsa) di Hotel Banjarmasin Internasional,Jalan A Yani Km 4, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Sabtu (25/2/2006).Ketika ditanya mengenai orang yang layak masuk dalam tim tersebut, Gus Dur menyerahkan kepada pemerintah. "Terserah pemerintah karena pemerintah yang bikin. Tim mengusut apa sudah adil atau tidak itu. Karena saya dengar juga ada sokongan terhadap pejabat lama di masa lampau," ujarnya.Gus Dur memahami aksi pemblokiran yang dilakukan rakyat Timika. "Rakyat sudah sangat marah karena tidak kuat nahan. Untung saja tidak bakar-bakaran," cetus Gus Dur. Bagaimana dengan Kedubes AS yang mengirim surat agar kasus ini segera diselesaikan? "Kalau ngotot ya kita kobarin. Kenapa sih takut. Kita bukan bangsa tempe yang mau diacak-acak orang. Kalau RI diisolir ya isolir saja. Ngapain diperhatikan warning Kedubes, emangnya kita ini budak," kata Gus Dur dengan nada tinggi.Dalam kesempatan yang sama, Wakil Ketua DPR RI Muhaimin Iskandar meminta agar insiden Freeport segera diselesaikan. "Jangan sampai mengorbankan rakyat di sana, karena jika tidak image Indonesia soal keamanan akan terganggu yang nanti berpengaruh pada investasi. Pemerintah harus duduk bersama mencari solusi yang terbaik," kata Muhaimin.
(aan/)











































