Gus Dur Netral Soal Calon Ketum Garda Bangsa
Sabtu, 25 Feb 2006 13:43 WIB
Banjarmasin - Netral. Itulah sikap Ketua Umum Dewan Syuro Abdurrahman Wahid alias Gus Dur dalam pemilihan ketua umum Garda Bangsa. Mantan Presiden ini tidak mengusung satu pun calon."Saya tidak ada calon, siapa pun silakan. Yang penting harus punya integritas dan siap untuk bekerja," kata Gus Dur usai membuka Kongres I Garda Bangsa di Hotel Banjarmasin Internasional, Jalan Ahmad Yani, banjarmasin, Kalimantan Selatan, Sabtu (25/2/2006). Dalam sambutannya, Gus Dur yang mengenakan baju batik warna biru ini meminta agar kader Garda Bangsa sering-sering mengkritik kepada DPP PKB. "Karena dengan kritik kita menjadi dewasa dan memunculkan kader yang handal," ujarnya yang langsung disambut tepuk tangan peserta kongres."Hidup Gus Dur, Hidup Gus Dur," teriak peserta.Gus Dur berharap, Garda Bangsa ke depan harus menjadi kader penerus bagi perjuangan PKB. "Saya ingin tenang sebenarnya, kalau kader-kader siap menggantikan saya, saya ingin menikmati hidup. Ya jangan mati sebelum menikmati ketenangan itu," urai Gus Dur disambut ha .. ha.. para peserta.Suasana pun hangat dan penuh gelak tawa. Tarian khas Banjarmasin turut memeriahkan kongres yang dihadiri 260 dari 358 Dewan Koordinasi Wilayah (DKW) dan Dewan Koordinasi Cabang (DKC). Dalam acara ini, Garda Bangsa juga menyerahkan penghargaan kepada 14 pendiri Garda Bangsa antara lain KH Hasyim Wahid, Muhaimin Iskandar, Rosehan, Andi Muawiyah Ramli, dan Arfin Hakim Toha. Turut hadir Gubernur Kalimantan Selatan Rudi Arifin dan Wagub Kalimantan Selatan Rosehan yang merupakan kader partai. Sedangkan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Erman Soeparno dan Menteri Negara Percepatan Pembangunan Daerah Tertinggal Saifullah Yusuf tampak absen dari acara tersebut. DPP PKB Tidak Sponsori Sama seperti Gus Dur, DPP PKB menyerahkan sepenuhnya kepada peserta kongres Garda Bangsa untuk memilih ketua umum. "Tidak ada sponsor apa pun dari DPP PKB," kata Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar dalam sambutannya. Muhaimin berharap Garda Bangsa dapat menjadi pelopor bagi perbaikan PKB ke depan. "Hasil kongres dapat menjadi modal bagi perjuangan Garda Bangsa dan PKB ke depan yang lebih baik sehingga mendapat kepercayaan di masyarakat," imbau pria yang juga menjadi wakil ketua DPR ini.
(aan/)











































