Cerita JK soal Vaksinasi Cacar yang Sempat Ditakuti Masyarakat

Sudrajat - detikNews
Jumat, 26 Feb 2021 11:39 WIB
Mantan wakil presiden, Ketua Umum PMI
Jusuf Kalla (Foto: Screenshoot 20detik)
Jakarta - Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) menyatakan pemerintah sudah memberikan yang terbaik bagi rakyatnya, termasuk dalam program vaksinasi. Oleh karena itu, JK meminta masyarakat tak perlu ragu apalagi menolak vaksin Sinovac buatan China.

"Sinovac juga digunakan di Turki, Brasil, dan banyak negara lain. Teknologi China sudah sampai ke Mars, masak kita masih meragukannya," kata JK dalam program Blak-blakan di detikcom, Jumat (26/2/2021).

JK mengatakan seharusnya masyarakat tidak lagi ragu dengan produk buatan China. Sebab, produk China saat ini sudah digunakan dalam keseharian masyarakat.

"Banyak sekali produk dibuat oleh China. Iphone Apple itu kan (juga ada yang) assembling China," ujar JK.

JK menilai masyarakat yang menolak vaksin akan berubah pikiran ketika para tetangganya divaksin. JK pun mengambil contoh seperti vaksin cacar yang dulu ditakuti masyarakat, namun akhirnya diikuti juga oleh masyarakat.

"Karakter masyarakat kita ada yang seperti itu. Dulu juga di zaman Belanda ketika ada imunisasi Cacar, banyak orang takut, sembunyi ke hutan tapi kemudian ya ikut juga," kata JK yang sudah menjalani vaksinasi untuk kelompok lansia di RSCM beberapa hari lalu.

Lebih lanjut, Jusuf Kalla memaparkan kiprah PMI yang dipimpinnya di masa pandemi. Salah satu yang dilakukan adalah membagikan sekitar 250 mobil tanki ke seluruh daerah untuk menyemprotkan disinfektan di jalanan dan tempat-tempat umum. Meskipun WHO tak merekomendasikan aksi semacam itu dan menilainya sebagai sia-sia, JK tak peduli.

"Di awal kan WHO juga bilang masker hanya untuk orang sakit, lo ya orang sakit itu masuk rumah sakit. Masker justru untuk yang sehat agar tak terpapar, saya banyak bagikan itu termasuk untuk para wartawan," tuturnya. (jat/eva)