Sampah Orang Gila Nyaris Hanguskan Jembatan Ampera
Sabtu, 25 Feb 2006 11:50 WIB
Palembang - Jembatan Ampera yang dilintasi sungai Musi dan menghubungkan dua wilayah kota Palembang nyaris terbakar. Sumber api berasal dari tumpukan sampah milik orang gila. Peristiwa yang membuat sebagian besar warga di 7 Ulu, Palembang Ulu, panik itu bermula dari informasi seorang tukang parkir bernama Agus. Sata itu, Agus melihat kepulan asap dari bawah badan jalan jembatan yang berada di kaki jembatan Ampera di bagian Ulu, sekitar pukul 18.00, Sabtu (24/2/2006). Melihat kepulan asap itu, Agus memberitahukan kepada ayahnya. Lantas, ayahnya melapor ke Dinas Penanggulangan Bahaya Kebakaran Palembang. Namun, petugas pemadam kebakaran tidak langsung tanggap, meski jarak kantornya dengan jembatan Ampera sekitar 200 meter. Kepulan asap terus membesar. Warga, umumnya para pedagang, di sekitar 7 Ulu, berusaha memadamkan api yang berasal dari tumpukan karung plastik yang berisi kertas dan pakaian bekas. Api sulit dipadamkan. Baru sekitar pukul 20.00 WIB, petugas dari Dinas Penanggulangan Bahaya Kebakaran Palembang datang ke lokasi. Petugas pun kesulitan menemukan titik api yang kemudian diketahui berada dalam sebuah lubang. Baru sekitar pukul 22.00 WIB, api baru dapat dipadamkan. Di tengah petugas mencari asal api, seorag lelaki bertubuh jangkung yang diperkirakan orang gila, marah-marah. Dia menunjuk-nunjuk para petugas yang telah merusak atau memindahkan barang-barang miliknya berupa tumpukan karung plastik berupa pakaian bekas, kertas, barang-barang dari plastik.Lelaki gila itu pun berusaha masuk ke dalam lubang jembatan dan petugas pun sibuk menghalaunya. "Ya orang gila itu memang sering tidur di sana. Barang-barang itu memang miliknya," kata Agus.
(asy/)











































