KMAK ke Bareskrim Hendak Laporkan Jokowi soal Kerumunan, LP Tak Terbit

Adhyasta Dirgantara - detikNews
Kamis, 25 Feb 2021 17:17 WIB
KMAK ke Bareskrim Hendak Laporkan Jokowi soal Kerumunan, LP Tak Terbit
KMAK ke Bareskrim Hendak Laporkan Jokowi (Foto: dok. Istimewa)
Jakarta - Koalisi Masyarakat Anti Ketidakadilan (KMAK) menyambangi Bareskrim Polri untuk melaporkan peristiwa kerumunan warga saat Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengunjungi Maumere, Nusa Tenggara Timur (NTT). Namun polisi tak menerbitkan laporan polisi (LP) atas aduan yang diajukan KMAK.

"Kami sangat kecewa kepada pihak kepolisian yang tidak mau menerbitkan laporan polisi (LP) atas laporan kami terhadap terduga pelaku tindak pidana pelanggaran kekarantinaan kesehatan, yakni sang Presiden," ujar Kurnia melalui keterangan tertulis, Kamis (25/2/2021).

Kurnia pun mempertanyakan asas persamaan kedudukan di hadapan hukum yang ada di Indonesia. Menurutnya, tidak diterbitkannya LP yang dia ajukan ke Bareskrim merupakan wujud ketidakadilan.

"Dengan tidak diterbitkannya laporan polisi atas laporan kami, kami mempertanyakan asas persamaan kedudukan di hadapan hukum (equality before the law) apakah masih ada di republik ini," tuturnya.

Kurnia membeberkan alasan kenapa dia melaporkan Presiden Jokowi. Menurutnya, tindakan Jokowi yang membagi-bagikan hadiah di tengah kerumunan sangatlah tidak pantas, mengingat Indonesia saat ini sedang berjuang mengatasi pandemi COVID-19.

"Didasarkan atas video berdurasi 30 detik menampakkan seseorang yang patut diduga Presiden Jokowi di atas kendaraan di tengah kerumunan yang sangat ramai serta membagi-bagikan suvenir atau gift. Padahal kita sedang mengatasi bencana berupa pandemi COVID-19," ungkapnya.

Kurnia ngotot kalau tindakan Jokowi itu merupakan bentuk pelanggaran terhadap prokes. Dia berpendapat kunjungan Jokowi sudah pasti terjadwal sehingga hal-hal seperti kerumunan seharusnya bisa diantisipasi.

"Kerumunan yang terjadi dalam kunjungan kepresidenan di Maumere, NTT, dalam situasi pandemi COVID-19 atau PPKM saat ini telah nyata-nyata melanggar protokol kesehatan dan diduga kuat telah melakukan tindak pidana pelanggaran kekarantinaan kesehatan," terang Kurnia.

"Kunjungan Presiden Joko Widodo ke Maumere, Nusa Tenggara Timur, merupakan kunjungan kepresidenan yang tentunya sudah terjadwal," sambungnya.

Sementara itu, Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono membenarkan bahwa tidak ada laporan yang teregister terhadap Presiden Jokowi terkait dugaan pelanggaran prokes di NTT.

"Tidak ada laporan itu di Bareskrim," ucap Rusdi saat dihubungi.

detikcom sudah meminta tanggapan mengenai rencana pelaporan ini kepada pihak juru bicara Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Kantor Staf Presiden (KSP). Namun belum ada respons yang disampaikan.

Penjelasan Istana

Dalam video yang beredar, sejumlah warga tampak berkerumun mendekat ke arah mobil Presiden Jokowi. Mereka tampak ingin mengabadikan kedatangan Jokowi di NTT. Dari atas mobil, Jokowi juga sempat menyapa warga dengan melambaikan tangan. Jokowi juga terlihat mengingatkan warga untuk menggunakan masker. Selain itu, Jokowi membagikan suvenir kepada warga yang berkerumun.

Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden, Bey Machmudin, membenarkan bahwa peristiwa itu terjadi di Maumere pada Selasa (23/2). Bey menjelaskan, masyarakat saat itu sudah menunggu rombongan Presiden Jokowi di pinggir jalan.

"Benar, itu video di Maumere. Setibanya di Maumere, Presiden dan rombongan melanjutkan perjalanan menuju Bendungan Napun Gete. Saat dalam perjalanan, masyarakat sudah menunggu rangkaian di pinggir jalan, saat rangkaian melambat masyarakat maju ke tengah jalan sehingga membuat iring-iringan berhenti," kata Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin kepada wartawan, Selasa (23/2).

Bey mengatakan masyarakat Maumere spontan menyambut kedatangan Jokowi. Jokowi pun, kata Bey, menyapa masyarakat dari atap mobil.

"Dan kebetulan mobil yang digunakan Presiden atapnya dapat dibuka, sehingga Presiden dapat menyapa masyarakat sekaligus mengingatkan penggunaan masker. Karena kalau diperhatikan, dalam video tampak saat menyapa pun Presiden mengingatkan warga untuk menggunakan masker dengan menunjukkan masker yang digunakannya," ujar Bey.

Simak video 'Antusias Warga Maumere Sambut Jokowi Sampai Lupa Prokes':

[Gambas:Video 20detik]



(knv/fjp)