Satpol PP Tunggu Rekomendasi Disparekraf DKI untuk Tutup Permanen RM Cafe

Tiara Aliya Azzahra - detikNews
Kamis, 25 Feb 2021 15:05 WIB
Lokasi penembakan di Cengkareng, Jakbar yang menewaskan 3 orang telah dipasangi garis polisi., Kamis (25/2/2021).
Lokasi penembakan di Cengkareng, Jakbar, yang menewaskan tiga orang telah dipasangi garis polisi. (Karin Nur Secha/detikcom)
Jakarta - RM Cafe, lokasi penembakan di Cengkareng, terancam ditutup secara permanen. Satpol PP Jakarta Barat menunggu rekomendasi dari Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DKI untuk dilakukan penutupan karena melanggar jam operasional selama penanganan COVID-19.

"Kita sedang menunggu dari (Dinas) Pariwisata rekomendasikan ke kita supaya ditutup," kata Kasatpol PP Jakbar Tamo Sijabat kepada wartawan, Kamis (25/2/2021).

Aturan penutupan ini tertuang dalam Pergub Nomor 3 Tahun 2021. Pada Pasal 28, pelaku usaha, pengelola, penyelenggara, atau penanggung jawab rumah makan, kafe, atau restoran yang tidak melaksanakan kewajiban pelindungan kesehatan masyarakat dikenai sanksi administratif berupa teguran tertulis, denda administratif, pembubaran kegiatan, penghentian sementara kegiatan, pembekuan sementara izin; dan/atau pencabutan izin.

Tamo menerangkan RM Cafe sudah dua kali melanggar aturan prokes selama PSBB DKI. Pada 5 Oktober RM Cafe disanksi berupa larangan operasional 1x24 jam. Lalu pada 12 Oktober didenda Rp 5 juta.

"Kalau bisa diajukan hari ini, besok juga langsung Satpol PP. Jadi kita sih akan menutup permanen setelah ada rekomendasi (Dinas) Pariwisata," paparnya.

Sebelumnya, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri menuturkan kronologi kejadian penembakan di Cengkareng itu. Yusri menyebut insiden itu terjadi pukul 04.00 WIB tadi.

Awalnya pukul 01.30 WIB, tersangka CS datang ke TKP. Dalam kafe tersebut, lanjut Yusri, juga disebutkan ada kegiatan minum-minum.

"Pukul 04.00 WIB, karena kafe akan tutup, pada saat akan pembayaran, terjadi cekcok antara tersangka dan pegawai kafe tersebut," jelas Yusri.

Dalam kondisi mabuk, tersangka mengeluarkan senjata api dan melakukan penembakan terhadap empat orang. Tiga orang tewas, termasuk anggota TNI, dan 1 lainnya terluka. (idn/idn)