Soal Pulau Bidadari, Republik Ini Bukan Untuk Dijual!

Soal Pulau Bidadari, Republik Ini Bukan Untuk Dijual!

- detikNews
Sabtu, 25 Feb 2006 06:20 WIB
Jakarta - Republik ini bukan untuk dijual! Demikian pernyataan tegas anggota Komisi II DPR dari Fraksi Partai Golkar Ferry Musryidan Baldan atas dibelinya pulau Bidadari, Nusa Tenggara Timur oleh seorang warga negara Inggris bernama Lewan Dosky."Kita harus tegas, dan pulau itu harus diambil," ujar Ferry kepada detikcom di Gedung DPR RI, Jalan Gatot Soebroto, Jakarta Pusat, Jumat (24/2/2006).Jika peruntukan pulau tersebut adalah untuk kepentingan komersial, Ferry dapat memakluminya. Keberadaan pulau-pulau di Indonesia tidaklah dapat di perjualbelikan, namun dapat disewakan untuk kepentingan pariwisata dengan jaminan pulau tersebut tetap berada dalam wilayah Indonesia."Jangan para penyewa pulau yang awalnya komersial, kemudian malah jadi teritorial," imbuhnya.Insiden lepasnya pulau Sipadan dan Ligitan, seharusnya sudah dapat menjadi pengalaman berharga bagi bangsa ini untuk bisa lebih memperhatikan pulau-pulau yang berada di wilayah terluar. "Sipadan-Ligitan kan sudah jadi warning bagi bangsa ini untuk lebih berhati-hati. Pulau Bidadari pun juga seperti itu," tandasnya.Dosky mengaku membeli pulau Bidadari dari seorang warga lokal bernama haji Machmud dengan harga Rp 495 juta. Merasa sudah memiliki hak atas pulau tersebut, Dosky melarang warga masyarakat terutama nelayan untuk mendekat ke pulau tersebut. (atq/)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait