Pemerintah Bagikan 35 Juta Masker Gratis untuk Masyarakat

Abu Ubaidillah - detikNews
Kamis, 25 Feb 2021 10:13 WIB
Petugas Kepolisian dari Polresta Kota Yogyakarta membagikan masker, hand sanitizer dan selebaran saat Operasi Zebra Progo 2020 kepada pengendara di Simpang Titik Nol Kilometer, Yogyakarta, Kamis (5/11/2020). Pembagian masker, hand sanitizer dan selebaran bertujuan untuk mencegah persebaran COVID-19 dan kampanye taat protokol kesehatan.
Ilustrasi. Foto: Pius Erlangga
Jakarta - Pemerintah melalui Kementerian Perindustrian memberikan bantuan 35 juta masker untuk masyarakat. Pembagian dilakukan oleh TNI dan Polri dalam rangka edukasi serta mendorong kepatuhan masyarakat dalam menggunakan masker.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian selaku Ketua Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PC-PEN), Airlangga Hartarto turut hadir. Menurutnya kegiatan seperti ini diharapkan membantu pengkondisian PPKM mikro demi cepat pulihnya kesehatan masyarakat dan mendukung produktivitas industri tekstil nasional.

"Saya mengucapkan terima kasih atas komitmen Kementerian Perindustrian yang mendorong terwujudnya bantuan ini. Saya berharap ke depan APBN kita khususnya melalui anggaran PC-PEN tidak hanya dapat mendorong penguatan ekonomi nasional, namun juga dapat menciptakan Indonesia yang sehat, maju dan produktif," ujar Airlangga dalam keterangannya, Kamis (25/2/2021).

Ia juga mengapresiasi dukungan TNI dan Polri dalam upaya menangani pandemi serta memulihkan ekonomi. Menurutnya Keterlibatan TNI dan Polri sangat sentral dalam menyukseskan program PPKM Mikro dan hal ini memperkuat upaya pemerintah dalam pelaksanaan testing, tracing, dan treatment (3T).

Menteri Perindustrian (Menperin), Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan sebagai upaya terus berkontribusi positif pada perekonomian, Kemenperin mengeluarkan berbagai kebijakan strategis untuk mendukung percepatan penanganan COVID-19, antara lain pemberian Izin Operasional dan Mobilitas Kegiatan Industri (IOMKI), penurunan harga gas untuk industri, dan pembebasan pembayaran minimum listrik untuk pelaku industri.

"Alhamdulillah karena ketiga kebijakan ini dan tentunya dibarengi stimulus lainnya, industri nasional dapat bertahan. Kebijakan-kebijakan tersebut, serta program-program lainnya dari KPC-PEN akan kami lanjutkan pada tahun 2021, dengan harapan dapat mengakselerasi pemulihan ekonomi," ucapnya.

Kemenperin memaksimalkan anggaran yang dimiliki guna penanganan COVID-19 dan mendorong pertumbuhan industri nasional. Pemberian bantuan 35 juta masker kepada masyarakat disalurkan lewat TNI dan Polri.

"Masker ini merupakan hasil produksi yang telah mengikuti standar. Kami bekerja sama dengan industri tekstil dalam negeri baik industri besar maupun industri kecil untuk proses pengadaannya," imbuhnya.

Penyerahan masker dilakukan secara simbolis oleh Agus kepada Panglima TNI yang diwakili Asisten Logistik Marsda TNI Dento Priyono dan kepada Kepala Kepolisian RI yang diwakili Asisten Logistik Irjen Pol Firman Shantyabudi pada Rabu (24/2).

"Penyerahan hari ini merupakan tahap awal dari rencana 35 juta masker, kami menargetkan agar distribusi 35 juta masker ini dapat secara tuntas kami laksanakan pada bulan depan," jelasnya.

Sebagai informasi, pemerintah terus mendorong penguatan pertumbuhan ekonomi pada masa pandemi melalui percepatan penanganan COVID-19. Upaya yang dilakukan mulai dari optimalisasi anggaran Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PC-PEN) yang dialokasikan untuk sektor kesehatan, perlindungan sosial, serta program prioritas yang meliputi dukungan pariwisata, ketahanan pangan, pengembangan teknologi informasi dan komunikasi, pinjaman ke daerah dan subsidi pinjaman daerah, program padat karya kementerian dan lembaga, serta pengembangan kawasan industri. (prf/ega)