Virus Flu Burung Marak, RS Hewan Laris Manis

Virus Flu Burung Marak, RS Hewan Laris Manis

- detikNews
Jumat, 24 Feb 2006 13:43 WIB
Surabaya - Dampak ditemukannya unggas yang positif mengidap flu burung di Surabaya, para pemilik unggas -- terutama burung dan ayam mahal -- ramai-ramai memeriksakan kesehatan peliharaannya ke Rumah Sakit Hewan Surabaya (RSHS) di Jalan Setail.Akibatnya, rumah sakit hewan yang biasanya sepi itu menjadi hiruk pikuk. Peningkatan jumlah pasien unggas ini meningkat tajam hingga 80 persen. Paling banyak hewan yang diperiksakan adalah ayam dan burung."Pasien yang datang pada umumnya meminta diperiksa sekadar pencegahan dan penyuntikan vaksin virus AI," kata drh Jassi Arie L, salah satu dokter RSHS yang sedang bertugas, kepada wartawan, Jumat (24/2/2006).Burung dan ayam disuntik vaksin AI dengan kadar 0,1 cc dan 0,2 cc. Sedangkan untuk merak hingga 0,4 cc.Biaya vaksinasi sebesar Rp 25 ribu/ekor. Jumlah unggas yang diperiksa setiap harinya kini lebih dari 10 ekor. "Sebelumnya, sehari-hari sepi, bahkan sering tidak ada pemeriksaan sama sekali," kata Jassi.Sebagian besar burung yang diperiksa adalah rajawali, perkutut, beo, kakak tua, ayam hutan, ayam bekisar dan burung-burung mahal lainnya.Di RS ini tidak menerima vaksinasi unggas dalam kondisi sakit. Misalnya Kamis kemarin ada perkutut yang kondisinya sakit renitis. "Kita obati, terus kita suruh pulang. Setelah itu baru kita vaksin," kata Jassi.Salah satu pasien yang diperiksa adalah burung hias milik Fitria, warga Gubeng Kertajaya 7C/VIII. Ia mengaku mempunyai dua ekor kakak tua jambul kuning dan burung beo. Selama 10 tahun dipelihara, dirinya mengaku tidak pernah memberikan vaksin ke kedua peliharaannya itu. (jon/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads