TNI AD Belum Tambah Pasukan Amankan Freeport

TNI AD Belum Tambah Pasukan Amankan Freeport

- detikNews
Jumat, 24 Feb 2006 11:43 WIB
Jakarta - Suasana di pabrik PT Freeport Indonesia bergejolak setelah kasus penembakan yang melukai tiga warga sipil. Namun hingga kini belum ada permintaan tambahan pasukan untuk mengamankan pabrik milik AS di Tembagapura, Timika, Papua, itu."Saya serahkan saja sesuai aturan, saya tidak mau berkomentar soal itu," ujar Wakil Kepala Staf Angkatan Darat Mayjen TNI Harry Cahyana di Markas Dirtopad, Jl Kalibaru 5 Senen, Jakarta Pusat, Jumat (24/2/2006).Mengenai masalah pengamanan pabrik PT Freeport, dia menjelaskan, sesuai aturan hal itu menjadi kewenangan pihak kepolisian."Kita serahkan pada polisi, sudah ada aturannya," tegasnya.Insiden penembakan di Tembagapura itu berawal dari aksi pelarangan yang dilakukan petugas keamanan PT Freeport Indonesia dan aparat keamanan terhadap pendulangan emas secara liar yang dilakukan masyarakat di dalam kawasan eksploitasi tambang milik perusahaan asing itu.Saat petugas keamanan melakukan negosiasi dengan mereka, tiba-tiba ada pendulang emas yang melempari petugas dengan batu, sehingga dua petugas keamanan itu luka-luka. Menghadapi aksi itu, aparat keamanan lalu melepaskan tembakan sehingga tiga pendulang yang merupakan warga sipil luka berat. (bal/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads