Diadopsi Pasangan Irlandia, Bocah Indonesia Kaya Mendadak

Diadopsi Pasangan Irlandia, Bocah Indonesia Kaya Mendadak

- detikNews
Jumat, 24 Feb 2006 11:41 WIB
Jakarta - Seorang bayi Indonesia diadopsi oleh pasangan suami istri asal Irlandia pada tahun 2001 silam. Namun dua tahun kemudian, anak tersebut diserahkan begitu saja oleh orangtua angkatnya ke sebuah panti asuhan di Indonesia. Saat itu mungkin rasanya dunia tak adil bagi bocah itu. Namun kini, keadilan berpihak pada anak laki-laki itu. Dia kaya mendadak!Mahkamah Agung Dublin, Irlandia, memerintahkan orangtua angkat sang bocah untuk membiayai kehidupannya sampai berumur 18 tahun. Demikian seperti diberitakan koran Irlandia, The Irish Times, Jumat (24/2/2006). Saat diadopsi, bayi yang kemudian diberi nama Tristan Dowse itu baru berumur dua bulan. Kini, Tristan telah menginjak usia empat tahun. Dia tinggal bersama ibu kandungnya.Sesuai putusan pengadilan, bocah itu akan menerima kompensasi sebesar 20.000 Euro atau sekitar Rp 222 juta! Bukan cuma itu, dia juga akan mendapat tunjangan bulanan sebesar 350 Euro atau sekitar Rp 3,8 juta setiap bulan sampai usianya 18 tahun. Separuh dari dana itu akan diinvestasikan untuk Tristan oleh Mahkamah Agung Irlandia. Meski telah berkumpul kembali bersama ibu kandungnya di Indonesia, Tristan kini berstatus warga negara Irlandia akibat adopsinya. Ayah angkatnya bernama Joseph Dowse, warga Irlandia yang beristrikan Lala, perempuan kelahiran Azerbaijan.Jaksa Agung Irlandia menyatakan perbuatan Dowse dan Lala menyerahkan Tristan ke panti asuhan adalah salah. Pasangan itu dianggap gagal menunaikan kewajiban mereka untuk merawat dan memelihara Tristan yang telah mereka adopsi. Tidak jelas di mana Tristan tinggal bersama ibunya. Namun ibunya akan membesarkan Tristan yang tetap berstatus warga negara Irlandia dan berada di bawah perwalian Mahkamah Agung Irlandia. Putusan ini disambut baik oleh Dewan Adopsi dan Menteri Urusan Luar Negeri Irlandia Dermot Ahern, yang mengatakan bahwa putusan itu untuk memastikan masa depan Tristan dilindungi. (ita/)


Berita Terkait