Kampanye Jor-joran Para Kandidat

Kongres HMI XXV

Kampanye Jor-joran Para Kandidat

- detikNews
Jumat, 24 Feb 2006 11:18 WIB
Makassar - Jangan dikira hanya dalam pemilu presiden saja, para kandidat rela mengeluarkan uang miliaran. Dalam kongres Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) XXV, duit yang dikeluarkan para kandidat ketua umum pun tak tanggung-tanggung. Mulai dari Rp 100 hingga 500 juta! Di arena kongres saja, yang berlangsung di Asrama Haji Sudiang, Makassar nampak puluhan spanduk dan baliho. Dari hasil dan kerapihan cetakan, nampak spanduk ini berbiaya tinggi-- dibandingkan spanduk yang seringkali dipakai untuk berunjuk rasa. Pun yang paling mentereng adalah tempat menginap para kandidat. Sebagian besar mereka memilih menginap di hotel dan wisma bersama para tim suksesnya, dibandingkan menginap di asrama yang telah disediakan. Tim sukses Haerullah, misalnya. Kandidat asal Jakarta ini memilih menginap tinggal di Hotel Losari Beach. Pun kamar yang di-booking tak sedikit. "Dari pantauan saya terhadap para kandidat yang nginap di hotel, kamar yang di booking paling sedikit 5 kamar. Biasanya 10 (kamar)," tutur Said Rasyid, wakil ketua panitia nasional kongres (Panasko). Pun kandidat asal Makassar, Natsar Desi, yang diusung oleh HMI cabang Makassar memilih menginap di Hotel Losari Metro. Sementara Fajar R Zulkarnain, kandidat asal Bandung ini, memilih menginap di Wisma Al afiat bersama para tim sukseksnya, yang lokasinya tidak terlalu jauh dari pelaksanaan kongres. Didukung Dana Besar Dari informasi yang dihimpun detikcom di arena kongres, sejumlah kandidat mempunyai sokongan dana besar. "Penyokong dana tiap kandidat sebenarnya banyak terutama pengusaha-pengusaha muda yang juga alumni. Tapi penyokong dana besar ada tiga kekuatan; bang Akbar (Akbar Tandjung), Fuad (Fuad Bawazier), dan Daeng Ucu' (Jusuf Kalla)," terang sember detikcom di arena kongres. Hanya siapa yang didukung oleh 'pendonor' ini, masih simpang siur. "Fadli Nasution didukung oleh Akbar. Tapi, semua kandidat juga dapat dana dari sana. Karena siapa pun kandidat yang datang, pasti diberi," tuturnya. Disebut-sebut juga kalau Eka Sastra, kandidat dari Makassar didukung oleh Jusuf Kalla. Sementara Haerullah, kandidat dari Jakarta disebut-sebut dapat sokongan dana dari Tommy Winata (TW). "TW ikut main. Tapi tidak seperti 5 tahun lalu. kongres lalu itu dananya dominan. Sekarang tidak lagi," ungkap sumber detikcom yang lain. Tapi, dukungan TW ini tampaknya menjadi isu gombal yang disuarakan lawan politik Haerullah. Haerullah sendiri belum bisa dikonfirmasi. Yang jelas, dana kampanye yang beredar diperkirakan mencapai miliaran. "Ongkos politik kongres saat ini miliaran. Tiap kandidat saja paling sedikit dana yang dikeluarkan 100 juta," tutur salah seorang panitia kongres yang juga tim sukses salah satu calon.Pelaksanaan Kongres Molor Hingga kini, pelaksanaan Kongres HMI XXV tidak berjalan sesuai dengan agenda yang telah ditetapkan. Pagi ini, agenda masih seputar pemandangan umum ketua umum PB HMI periode sekarang. "Selain kongres yang berjalan alot, juga peserta kongres yang tidak disiplin. Akibatnya, jadwal sering molor," tutur Said Rasyid. Said menuturkkan, banyaknya peserta yang menginap di luar arena kongres juga menghambat pelaksanaan kongres. "Mereka lebih banyak 'main' di luar. para MC (manajer campaign) melakukan gerilya di luar," tuturnya. Berdasarkan agenda acara, hari ini akan dilaksanakan pemilihan putaran I. Pada putaran ini, tiap cabang akan memberikan suaranya. Dari data yang ada pada panitia, sebanyak 158 cabang yang akan memberikan suaranya. Tiap kandidat dinyatakan lolos ke putaran II jika ia meraih suara minimal 18 cabang. Saat ini, ada 19 kandidat yang akan bersaing pada putaran I ini. (asy/)



Berita Terkait