ICW: Lingkaran Istana Sekarang Jadi Broker

ICW: Lingkaran Istana Sekarang Jadi Broker

- detikNews
Jumat, 24 Feb 2006 10:31 WIB
Jakarta - Belum selesai urusan surat untuk Menteri Luar Negeri (Menlu), kini beredar lagi surat Sekretaris Kabinet (Seskab) Sudi Silalahi untuk Menteri Kehutanan (Menhut). Hal ini semakin menegaskan Istana Negara dipenuhi calo yang mengatur kepentingan pengusaha."Lingkaran istana sekarang jadi broker. Ini intervensi dan berbahaya. Mereka mempromosikan kelompok tertentu yang punya kepentingan," ujar Wakil Koordinator ICW Lucky Djani ketika dihubungi detikcom, Jumat (24/2/2006).Pola seperti ini, menurutnya sama seperti yang dijalankan di masa Orde Baru (Orba). Surat rekomendasi, memo atau katebelece dianggap sebagai hal yang lumrah. Pejabat negara terutama orang-orang dekat presiden sangat berpengaruh dalam mengatur kelompok- kelompok kepentingan."Surat kepada Menhut ini sudah menjadi kasus kedua yang menimpa Sudi. Kita lihat saja bagaimana responnya kali ini. Apakah masih sama atau tidak dengan yang pertama," kata Lucky.Jika hasil penyelidikan surat kepada Menlu menunjukkan yang bersalah adalah staf yang melakukan manipulasi, maka ini menunjukkan betapa bobroknya birokrasi di Istana Negara. Lucky meminta Presiden SBY untuk segera melakukan pembenahan.Namun, jika surat tersebut memang asli dari Sudi, Lucky berharap Presiden SBY tidak segan-segan untuk membersihkan Istana dari praktek KKN. "Kasus ini harus dianggap serius. Perlu ada penyelidikan yang tuntas,"tegas Lucky. (fay/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads