Perang Flu Burung di Jakarta
Petugas Kelurahan Sensus Unggas
Jumat, 24 Feb 2006 10:28 WIB
Jakarta - Perang terhadap unggas di Jakarta dimulai Jumat (24/2/2006). Di level terbawah, yaitu di tingkat kelurahan, aparat kelurahan masih sibuk menyensus unggas dari rumah ke rumah.Misalnya di Kelurahan Rawasari, Kecamatan Cempaka Putih, Jakarta Pusat. Petugas kelurahan sejak pagi hari berkeliling kampung untuk mengetahui siapa saja yang memiliki unggas.Setelah terdata, pada siang harinya, unggas-unggas itu -- jika tidak sakit -- akan disemprot desinfektan. Tapi jika sakit, ya dimusnahkan."Penyemprotan desinfektan dilakukan setelah salat Jumat," kata Wakil Lurah Rawasari Sri Prihartini saat ditemui detikcom di kantornya, Jalan Penerangan Sipil, pukul 09.30 WIB. Suasana kantor kelurahan tampak biasa-biasa saja. Tidak ada pemandangan yang mencolok.Penyensusan unggas itu sebetulnya telah dilakukan sejak Kamis kemarin. Tapi baru mencakup sebagian kecil wilayah Rawasari, sehingga hari ini dilanjutkan kembali. Berdasarkan sensus unggas di RW III Rawasari, beberapa RT tidak ada kepemilikan unggas. Sedangkan di RT 5 hanya ditemukan 4 ekor unggas. Untuk hari ini, penyemprotan desinfektan dipusatkan di Kelurahan Rawasari. Sedangkan Sabtu besok dilanjutkan di Kelurahan Cempaka Putih Timur sedangkan Minggu nanti giliran Kelurahan Cempaka Putih Barat. Kecamatan Cempaka Putih hanya memiliki 3 kelurahan, yang terdiri dari 30 RW dengan jumlah penduduk 78.490 orang. "Pemusnahan hanya bagi unggas yang sakit. Tapi sampai saat ini kita belum melakukan, masih menunggu instruksi dari Camat," kata Sri Prihartini.
(nrl/)











































