Perampokan Terbesar di Inggris, Perempuan 31 Tahun Ditangkap

Perampokan Terbesar di Inggris, Perempuan 31 Tahun Ditangkap

- detikNews
Jumat, 24 Feb 2006 10:14 WIB
Jakarta - Inggris dihebohkan oleh perampokan terbesar sepanjang sejarah negeri itu. Kepolisian Inggris sejauh ini telah menangkap dua orang atas kecurigaan konspirasi melakukan perampokan depot penyimpanan uang Securitas tersebut. Keduanya adalah seorang pria berusia 29 tahun dan perempuan berusia 31 tahun. Mereka tengah diinterogasi secara intensif oleh polisi. Demikian seperti diberitakan harian Inggris, Mirror, Jumat (24/2/2006).Kepolisian Inggris mengkonfirmasi bahwa sebanyak 43 juta pounds atau sekitar Rp 699 miliar dibawa lari oleh komplotan bersenjata yang merampok depot di Tonbridge, sebelah tenggara London pada Rabu (22/2/2006) pagi waktu setempat.Polisi juga telah menawarkan hadiah uang sebesar 2 juta pounds atau sekitar Rp 32 miliar untuk informasi yang mengarah ke penemuan uang curian. Polisi menyatakan bahwa perampokan ini merupakan kejahatan yang terorganisir dan dilakukan dengan "ketepatan militer"."Kami tahu faktanya bahwa ini kejahatan terorganisir di tingkat tertinggi," ujar pejabat polisi, Adrian Leppard.Perampokan di depot Securitas berawal ketika beberapa penjahat bersenjata yang memakai seragam polisi, menghentikan mobil yang dikendarai manajer depot. Securitas merupakan perusahaan ternama asal Swedia dan terbesar di dunia yang bergerak di bidang pengadaan petugas keamanan, sistem alarm dan jasa transportasi uang tunai.Manajer tersebut kemudian dibawa ke mobil perampok yang mirip dengan mobil polisi. Setelah itu, pria tersebut diancam untuk bekerja sama dan menuruti semua kemauan perampok. Jika tidak, istri dan anaknya akan dibunuh.Sementara kawanan perampok lainnya yang juga menyamar sebagai polisi, mendatangi rumah sang manajer untuk membawa istri dan putranya yang baru berusia 7 tahun. Para perampok kemudian menuju depot Securitas dan mengikat 15 pegawainya. Komplotan bersenjata itu leluasa menguras uang dan memasukkannya ke sebuah truk. Lebih dari satu jam mereka beraksi di sana sebelum kabur meninggalkan lokasi. Seluruh pegawai beserta manajer dan keluarganya tidak dilukai. (ita/)


Berita Terkait