Tolak Berunding di DPRD, Bos Maspion Dibentak Dewan

Tolak Berunding di DPRD, Bos Maspion Dibentak Dewan

- detikNews
Jumat, 24 Feb 2006 01:47 WIB
Surabaya - Komisi E DPRD Jatim sewot atas sikap Bos PT Maspion Grup Alim Markus. Dia menolak hadir ke gedung dewan untuk berunding dengan para buruhnya terkait masalah UMK. Alim takut keselamatan jiwanya terancam.Anggota Komisi E DPRD Jatim Jamal Abdullah Alkatiri, saat menerima perwakilan pekerja Maspion sempat menghubungi Alim melalui telepon genggamnya. Dalam pembicaraan yang diperdengarkan melalui speaker handphone kepada semua pekerja, Alim menolak datang ke gedung dewan.Jamal semakin geram ketika mendengar alasan Alim yang khawatir jiwanya terancam jika berunding di dewan. Alim malah menawarkan perundingan digelar di komplek Kodikal Bumimoro atau di Mapolda Jawa Timur. Jamal pun membentaknya."Saya jamin anda aman disini! Kalau perlu saya jemput!" tukasnya dalam pertemuan dengan pekerja Maspion di di Gedung DPRD Jatim, Jl Indrapura 1 Surabaya, Kamis (23/2/2006).Jamal menilai sikap Alim Markus ini sama saja melecehkan anggota dewan sebagai wakil rakyat Jawa Timur. "Jelas sebuah pelecehan. Kita ini anggota dewan kok malah minta bertemunya di Polda atau di Kodikal," jelasnya usai pertemuan.Perundingan akhirnya digelar di Rumah Makan Jumbo Bumimoro, namun tidak ada kesepakatan yang dihasilkan. Alim Markus pun juga tidak tampak. Dia hanya diwakilkan oleh Direktur SDM Andi Chandra.Dalam dua hari terakhir ini ribuan buruh Maspion melakukan unjuk rasa ke DPRD Jatim untuk meminta dewan untuk mempertemukan mereka dengan manajemen perusahaan. Mereka menuntut UMK sesuai revisi Gubernur, yakni Rp 685.500, bukan Rp 655.500, seperti yang diterima pekerja sejak Januari lalu. (fay/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads