MA Tidak Ingin Langsung Head to Head
Kamis, 23 Feb 2006 22:24 WIB
Jakarta - Mahkamah Agung (MA) bersikukuh agar pertemuan dengan Komisi Yudisial (KY) dilakukan oleh tim negosiator. Hal itu untuk memuluskan jalan ke pertemuan yang lebih besar. Menghindar nih? "Kalau head to head berarti tidak akan berfungsi. Saya yakin kalau dua pimpinan lembaga ini bertemu tidak akan selesai persoalannya," kata anggota tim negosiator MA Djoko Sarwoko saat dihubungi wartawan, Kamis (23/2/3006).Sebelumnya, KY mengusulkan agar pertemuan antara MA-KY dilakukan langsung oleh petinggi kedua lembaga itu. Djoko menjelaskan, MA menginginkan agar pimpinan kedua lembaga untuk tidak langsung bertemu. Untuk itu, lanjutnya, dibentuk tim negosiator yang bertugas untuk menormalkan kembali hubungan dengan KY."Kita justru menghargai pimpinan kedua lembaga ketemu setelah kerikil-kerikil ini dihaluskan. Ini sebelum sampai ke materi pembicaraan yang lebih sensitif," ujar Djoko yang juga adalah juru bicara MA ini.Mengenai permintaan KY yang meminta agar MA merinci hal-hal yang akan dibicarakan dalam pertemuan itu, menurut Djoko, pihaknya akan menyanggupinya. "KY kan sudah merincinya lewat Perpu itu," tandas Ketua I Ikahi itu.Pada Selasa 21 Feberuari kemarin, Ketua MA Bagir Manan telah membentuk tim negosiator untuk bertemu dengan KY. Tim itu terdiri dari 4 pimpinan Ikahi, yakni Ketua Umum Ikahi Abdul Kadir Mappong, Ketua I Ikahi Djoko Sarwoko, Ketua II Ikahi Imron Anwari, dan Penasehat Ikahi Harifin A Tumpa.
(fay/)











































