Bintara Ditawari Sekolah di AS
Kamis, 23 Feb 2006 18:23 WIB
Jakarta - Kabar gembira bagi bintara teknis TNI. Tidak lama lagi mereka juga akan mendapat kesempatan meningkatkan keterampilan profesionalnya di luar negeri yang selama ini hanya untuk perwira. Admiral William J. Fallon, Panglima Komando Amerika Serikat (AS) di Asia Pasifik, telah menawarkan fasilitas tersebut langsung kepada Presiden SBY dalam pertemuan keduanya di Kantor Presiden, Jakarta, Kamis (23/2/2006)."Kita berharap program ini bisa secepatnya dilaksanakan dan diikuti sebanyak mungkin bintara. Selama dua smapi tiga minggu, mereka mengikuti pendidikan spesialisasi profesional di Hawaii," kata Menhan Jowono Sudarsono. Pemerintah dan TNI sangat menyambut baik tawaran tersebut. Sebab para bintara itulah yang merawat, menyiapkan dan menjalankan semua peralatan dan perlengkapan pertahanan TNI. Menhan mengakui kemampuan teknis dan kesiapan operasional rata-rata para bintara TNI masih sangat rendah. Untuk personel TNI AD, hanya 70 persen dari kebutuhan minimal. Sedangkan AL dan AU, kurang dari 50 persen."Mungkin nanti prioritas kita untuk perawatan mesin kapal dan pesawat tempur yang mahal-mahal," sambung Menhan tentang materi pendidikan teknis itu nanti.Ditemui pada kesempatan sama, Panglima TNI Marsekal Djoko Suyanto mengatakan, pendidikan tingkat perwira melalui program IMET tetap dilanjutkan. Demikian juga pelatihan lebih kecil seperti perang antiterorisme untuk satuan-satuan khusus TNI seperti Kopassus AD, Paskhas AU dan Paska AL."Materi juga akan diperluas dan jumlah pesertanya akan ditambah," kata Menhan.
(nrl/)











































