DPR: Sudi Silalahi Layak Dijuluki Man of The Year

DPR: Sudi Silalahi Layak Dijuluki Man of The Year

- detikNews
Kamis, 23 Feb 2006 16:51 WIB
Jakarta - Sekretaris Kabinet (Seskab) Sudi Silalahi dicecar habis anggota Komisi II DPR RI soal surat rekomendasinya ke Menteri Luar Negeri dalam renovasi Gedung KBRI di Korea Selatan. Sudi dianggap pantas mendapat gelar Man of The Year.Pernyataan ini disampaikan oleh Imam Anshari Shaleh dari Fraksi Kebangkitan Bangsa (FKB) saat rapat kerja (Raker) antara Seskab Sudi Silalahi dengan Komisi II DPR RI di Gedung DPR/MPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis (23/2/2006).Gelar itu layak disandang karena dalam waktu dua bulan terakhir Sudi diterpa oleh tiga isu besar yakni kasus Jaguar, kasus Debitor BLBI, dan surat rekomendasi renovasi KBRI Korsel.Imam Anshari Shaleh menilai Sudi tidak terbuka dalam menjelaskan kasus ini. Sudi dianggap tidak memaparkan bagaimana surat standar Seskab dan surat yang bukan standar Seskab.Hampir semua anggota DPR yang hadir dalam raker itu mencecar Sudi soal surat yang merekomendasikan PT Sun Hoo Engineering melakukan renovasi gedung KBRI Korsel.Misalnya pertanyaan yang dilontarkan oleh Hermansyah dari Partai Demokrat, Edi Miharti dari PDIP, Yuliani Paris dari PAN, Jazuli Juweini dari PKS dan lainnya.Menurut Hermansyah, kasus ini harus menjadi kasus yang terakhir kalinya dan Seskab harus menjelaskan sejujurnya, tidak boleh ada kebohongan antara DPR dan Seskab.Sementara Yuliani Paris meminta Sudi menyatakan kesungguhannya untuk membuka kasus ini dengan proaktif diperiksa dan mendukung penyelidikan pihak kepolisian serta harus bersedia dicek tanda tangannya.Dia juga meminta agar Seskab membersihkan lingkungan sekretaris kabinet dari calo-calo yang tidak bertanggung jawab.Sedangkan Jazuli Juweini meminta agar Sudi tidak menutup-nutupi kasus ini karena jika ditutupi maka hal itu akan tetap terbongkar. "Sekali bapak tutupi, maka lubang akan tertutup. Sehingga yang ada adalah misteri. Saya khawatir akan ada misteri-misteri lain di Istana," ujarnya.Sudi juga didesak berani mengakui jika surat rekomendasi itu memang dari dirinya dan hal itu diakui sebagai sebuah kekhilafan sehingga masalah cepat clear. Juweini berharap yang diperiksa tidak hanya yang membocorkan surat, tapi juga yang membuat. (san/)


Berita Terkait