Saifullah Yusuf: Islah PKB Dimulai dari DPR Dulu
Kamis, 23 Feb 2006 16:25 WIB
Jakarta - Masalah dalam tubuh Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) diharapkan bisa selesai sebelum Pemilu 2009. Islah diharapkan dimulai dari DPR dulu.Kalau pun penyelesaian itu dinilai lamban oleh beberapa kalangan, itu adalah hal yang wajar mengingat politik itu linear. Itulah yang dikatakan oleh Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Gerakan Pemuda (GP) Ansor, Saifullah Yusuf, usai membuka Workshop Penyusunan Hasil Monitoring dan Evaluasi Program Kompensasi Pengurangan Subsidi Bahan Bakar Minya Bidang Infrastruktur Pedesaan di Hotel Bidakara, Jl. Gatot Subroto, Jakarta, Kamis (23/2/2006). Gus Ipul adalah pentolan PKB dari kubu Alwi Shihab yang kini dipimpin oleh Cak Anam.Menurut Gus Ipul, yang terpenting saat ini adalah mengefektifkan kerja anggota PKB yang duduk di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) di semua tingkatan baik pusat maupun daerah. Jangan sampai para anggota dewan larut dalam konflik sehingga tidak bisa mengawal aspirasi konstituen. Berkenaan dengan islah, ia mengharap hal tersebut bisa dimulai oleh orang-orang PKB yang duduk di DPR. "Kalau partai belum bisa islah, ya yang di DPR dululah. Fraksi yang di DPR cukup satu saja, enggak ada recall-recall-an," kata Menteri Percepatan Daerah Tertinggal ini. Menurut keponakan Gus Dur ini, apabila terbentuk 2 fraksi PKB di DPR, maka hal itu akan sangat mengganggu konstituen. Pria berkumis ini mengaku ingin memperbaiki partainya, sehingga semua bisa rukun seperti dulu. Ia berharap agar kesalahan-kesalahan yang pernah dilakukan tidak kembali terulang. "Semoga nanti hal-hal yang tidak baik bagi partai tidak terulang lagi ke depannya," ujar Saiful.
(nrl/)











































