Kunjungan ke Myanmar
SBY Tak Bahas Pembebasan Suu Kyi
Kamis, 23 Feb 2006 13:54 WIB
Jakarta - Kunjungan Presiden SBY ke Yangoon, Myanmar, dipastikan tidak akan secara khusus membahas pembebasan tokoh oposisi Myanmar, Aung San Suu Kyi. Meski begitu, SBY akan mendorong negara itu melanjutkan proses demokrasinya sesuai road map to democracy."Memang tidak tertutup kemungkinan membicarakan masalah itu, tapi tidak secara khusus," ungkap Jubir Kepresidenan Dino Patti Djalal di Kantor Kepresidenan, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta, Kamis (23/2/2006).Soal pejuang demokrasi Myanmar itu, imbuh Dino, sikap pemerintah Indonesia sudah sangat jelas. Bahkan sudah dituangkan dalam sikap ASEAN yang meminta Myanmar melepaskan tahanan politiknya."Saya tidak akan berkomentar banyak, karena hal itu belum terjadi. Yang jelas kami akan menawarkan bantuan pada Myanmar jika mereka meminta," katanya.Kunjungan SBY ke Myanmar dalam rangka meningkatkan hubungan bilateral dan ASEAN. SBY dijadwalkan akan bertemu Ketua SPDC yang juga Kepala Negara Myanmar Jenderal Senior Than Shwe.Akan digelar pula pertemuan bilateral, penandatanganan MoU pembentukan komisi bersama RI-Myanmar, dan jamuan santap malam kenegaraan.SBY juga akan melakukan pertemuan dengan masyarakat Indonesia di Myanmar. "Yang jelas kunjungan ini untuk melengkapi kunjungan presiden ke seluruh negara Asia Tenggara," jelas Dino.
(umi/)











































