Kronologi Demo dan Perusakan Plaza 89 Versi BEM Papua
Kamis, 23 Feb 2006 13:02 WIB
Jakarta - Plaza 89, tempat PT Freeport Indonesia berkantor, diserbu aktivis Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Papua hingga kacanya pecah-pecah. Bagaimana penyerbuan itu sampai terjadi?Berikut kronologi aksi versi BEM Papua yang disampaikan pengacara mereka, Abu Said Pelu dari Kontras, kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jalan Sudirman, Jakarta, Kamis (23/2/2006).Pukul 03.00 WIB, BEM Papua berkumpul di asrama mereka di daerah Otista. Mereka kemudian menuju Plaza 89 yang merupakan tempat PT Freeport berkantor dengan menyewa angkutan umum.Pukul 03.30 WIB, BEM sampai dan melakukan demo. Aksi dipimpin Yan Matua. Saat demo, polisi sempat mengeluarkan tembakan peringatan ke udara. Setelah melakukan aksi yang menyebabkan kaca Plaza 89 pecah, mereka menuju kantor YLBHI.Pukul 04.30 WIB, mereka tiba di YLBHI, Jalan Diponegoro, Jakarta. Namun kantor itu tutup. Mereka lalu menuju kantor Kontras.Pukul 04.45 WIB, mereka sampai kantor Kontras. Pukul 10.00 WIB, 13 anggota BEM Papua dibawa ke Polda Metro Jaya. "Aksi dilakukan karena kesal terhadap persoalan di Papua dan pemerintah yang tidak serius menyelesaikan persoalan-persoalan yang menimpa masyarakat adat di sana," kata Abu.Dari 13 anggota BEM Papua yang ditahan, hingga kini baru 10 orang tiba di Polda Metro Jaya. Mereka yakni Paul Wolom, Gomes Kagola, Bevlan Kagola, Ales Wenda, Benetus Magayong, Didi Paregay, Martin PB, Yan Matua, Wendany, dan Tius Kagola.
(iy/)











































