Rencana Pembangunan Istana Kepresidenan Sumbar Dikritik

Rencana Pembangunan Istana Kepresidenan Sumbar Dikritik

- detikNews
Kamis, 23 Feb 2006 12:38 WIB
Jakarta - Wakil Ketua DPR RI Zaenal Ma'arif mengungkapkan adanya rencana pembangunan Istana Kepresidenan di Sumatera Barat. Rencana itu dinilai tidak tepat."Saya belum tahu apakah ini akal-akalan Sumatera Barat atau dari Jakarta. Ini penghinaan terhadap rakyat kalau dilanjutkan," ujar Zaenal usai menerima Gerakan Kaum Muda yang memprotes surat Sudi Silalahi, di Gedung DPR/MPR RI, Jakarta, Kamis (23/2/2006).Menurutnya, rencana tersebut sangatlah aneh di saat kondisi masyarakat tengah terpuruk."Masyarakat akan menertawakan juga bahkan akan marah. Jadi ini harus dihentikan," ujar dia.Jika rencana pembangunan ini merupakan inisiatif dari Jakarta, Zaenal mempertanyakan sumber anggaran pembangunan tersebut. "Anggarannya dari mana. Apa ada di APBN Perubahan? Itu kan nggak ada," imbuhnya.Namun jika rencana ini berasal dari Sumatera Barat dalam hal ini Wakil Gubernur Sumbar, maka pihak DPR RI akan meminta DPRD untuk segera mengambil langkah-langkah untuk menghentikan rencana itu.Kabar rencana pembangunan istana ini menurut Zaenal pernah disampaikan oleh Wagub Sumbar kepada masyarakat saat bertemu dengan DPRD Sumbar."Jadi ini bukan rumor, alasan mereka agar murah dan prestise. Mereka juga beralasan di Bogor, Yogya dan Bali sudah ada Istana Presiden. Padahal istana itu kan ada karena sejarah," tambah Zaenal Ma'arif. (san/)


Berita Terkait