Jalan Masih Diblokir, Freeport Belum Beroperasi
Kamis, 23 Feb 2006 12:01 WIB
Jakarta - Kegiatan penambangan yang dilakukan PT Freeport Indonesia di Timika, Papua, belum ada tanda-tanda akan dibuka kembali. Penyebabnya, jalan ke lokasi penambangan yakni di Km 76 Timika masih diblokir warga. Pemblokiran ini memasuki hari kedua."Kami belum tahu sampai kapan aksi ini akan berlangsung. Selama jalan masih ditutup, operasional penambangan dihentikan," kata Corporate Communication Manager PT Freeport Indonesia Mindo Pangaribuan kepada detikcom, Kamis (23/2/2006) pukul 11.30 WIB.Mindo Pangaribuan saat dihubungi tengah berada di Jayapura. Menurutnya, penutupan dilakukan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Masyarakat Timika sebelumnya sempat bentrok dengan lima orang sekuriti perusahaan besar asal AS itu. Mereka bentrok karena ingin mendulang sisa emas dari tempat pembuangan limbah. Akan tetapi aktivitas mereka dilarang oleh sekuriti.Akibat bentrokan itu satu petugas sekuriti terkena panah dan dua orang lainnya terkena lemparan batu. Petugas yang terkena lemparan batu adalah Norman dan Ohee.
(jon/)











































