Penyerbu Plaza 89 BEM Papua
Kamis, 23 Feb 2006 10:17 WIB
Jakarta - Pelaku penyerbuan gedung Plaza 89 Kuningan, Jakarta Selatan, ternyata mahasiswa Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Papua. Mereka saat ini tengah dimintai keterangan polisi di kantor Kontras, Menteng, Jakarta Pusat.Informasi ini disampaikan Koordinator Kontras Usman Hamid dan staf Kontras Abu kepada detikcom, Kamis (23/2/2006). "Betul mereka saat ini berada di kantor Kontras sejak subuh tadi. Kami kaget, mereka datang subuh tadi dan mengaku telah melakukan penyerangan ke gedung Plaza 89," jelas Usman.Menurut Usman, penyerbuan itu dilakukan sekitar 13 orang yang tergabung dalam BEM Papua. Usai melakukan perusakan di Plaza 89, mereka dengan menumpang taksi langsung mampir ke Kontras. Dijelaskan Usman, mereka mengaku melakukan penyerangan karena kecewa dan gelisah atas apa yang terjadi di daerah Papua. Khususnya persoalan kekerasan dan keberadaan Freeport yang justru menyengsarakan masyarakat di sekitar pertambangan tersebut. "Mereka menuntut Freeport ditutup dan penuntasan kasus penembakan yang terjadi beberapa waktu lalu di dekat lokasi Freeport di Tembagapura oleh aparat keamanan. Mereka mengaku kecewa sehingga mereka bilang, 'itulah cara kami', "jelas Usman.Kontras sendiri menyayangkan kejadian tersebut. Tapi, ke-13 orang BEM Papua sendiri menyatakan siap untuk diproses secara hukum. Namun, Kontras meminta agar proses hukum yang dilakukan secara proporsional dan adil.Tak lama setelah berada di kantor Kontras, ke-13 orang BEM Papua ini langsung didatangi belasan anggota kepolisian yang langsung dipimpin oleh Kapolres Jakarta Selatan AKBP Wiliardi Wizar dan Kapolsek Setia Budi Kompol Roma Hutajulu.Sementara itu, staf Kontras Abu mengatakan, saat ini ke-13 orang tengah dimintai keterangan polisi dan akan dibawa ke Mapolda Metro Jaya. Namun menurut Abu, polisi memberikan kesempatan mereka mendapatkan pendampingan hukum sebelum dibawa ke Polda Metro Jaya.
(zal/)











































