Kampung Bandan Banjir Lagi, Penumpang KA Terlantar
Kamis, 23 Feb 2006 09:09 WIB
Jakarta - Akibat air laut yang kembali meluap di Stasiun Kampung Bandan, Jakarta Barat, penumpang jasa kereta rel listrik (KRL) dan kereta rel diesel (KRD) dari Serpong, Tangerang, dan Bekasi terlantar.Penumpang yang hendak turun di Kota terpaksa turun di stasiun Kemayoran, Duri, dan Tanah Abang. Kondisi ini sudah terjadi selama lima hari. PT Kereta Api Indonesia (KAI) kesulitan menjalankan kereta karena banyak peralatan elektronik yang diperlukan untuk perjalanan kereta rusak gara-gara terendam air. Selain KRD dan KRL, kereta lainnya juga tidak bisa melalui jalur ini."Wesel pengatur lalu lintas kereta terendam air. Dan saat ini belum bisa berfungsi meski air sudah surut," ujar Kahumas PT KAI Ahmad Sujadi ketika dihubungi detikcom, Kamis (23/2/2006).Untuk meninggikan badan rel juga sudah tidak mungkin. Mengingat pinggir rel banyak rumah pemukiman warga yang dibangun serampangan. Saluran air disamping rel pun sudah diurug warga. Sehingga badan rel yang dulunya tinggi sekarang sama rata dengan tanah di sampingnya. Menurut Ahmad, PT KAI sebenarnya sudah meminta pemerintah untuk menertibkan perumahan liar. Dari Tangerang, penumpang seharusnya melewati rute Batu Ceper, Poris, Kalideres, Rawa Buaya, Taman Kota, Pesing, Grogol, Duri, Angke, Kampung Bandan, lalu ke Kota.
(ddn/)











































