Soal AdamAir, Dephub Diminta Tindaklanjuti Temuan KNKT
Kamis, 23 Feb 2006 02:33 WIB
Jakarta - DPR meminta pemerintah dalam hal ini Dephub menindaklanjuti temuan Komisi Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) terkait insiden pendaratan darurat pesawat AdamAir di Bandara Tambulaka, Sumba, NTT.Hal tersebut diutarakan anggota Komisi V DPR dari FPKB Abdullah Azwar Anas usai rapat tertutup antara Komisi V dengan Dirjen Perhubungan Darat Dephub serta KNKT. Rapat ini digelar pukul 19.00 WIB hingga 23.30 WIB. Semua anggota dewan tak mau berkomentar ketika ditanya apa hasil pertemuan tersebut."Intinya Komisi V mengapresiasi kerja KNKT. Komisi V berharap temuan KNKT benar-benar ditindaklanjuti oleh Dirjen Perhubungan Udara," jelas Anas, satu-satunya anggota dewan yang mau berkomentar kepada wartawan usai rapat di gedung DPR RI Jl Gatot Subroto, Jakarta, Rabu (22/2/2006) malam. Karena alasan rapat tertutup, semua yang hadir bungkam mengatakan apa kesimpulan rapat dan rekomendasinya mengenai AdamAir."Saya tidak berhak menyampaikan keputusan rapat malam ini. Tapi saya pribadi dalam rapat tadi mengusulkan supaya ada tim dari DPR untuk melakukan pemantauan terhadap efektivitas kinerja KKKT dan Dirjen Perhubungan Udara, terkait dengan AdamAir," lanjut Anas.Dari penjelasan KNKT, jelas Anas, diindikasikan perlu adanya penelusuran lebih jauh terhadap staf internal Dirjen Perhubungan Udara, terkait lepas landasnya pesawat AdamAir dari bandara Tambulaka ke Makasar. Hal ini karena adanya flight approval secara lisan terhadap izin penerbangan.Selain itu, dari penjelasan KNKT dalam rapat menurut Anas, sebenarya KNKT telah mengeluarkan rekomendasi dalam kasus Adam Air sebelumnya. Diantaranya, harus ada special inspection, perlu adanya evaluasi terhadap training pilot dan system check transit."Persoalannya apakah rekomendasi KNKT telah dijalankan, kenapa tidak mendapatkan informasi yang cukup. Ini yang harus dikejar dan perlu ada pengawasan," jelas Anas.
(ddn/)











































