Keluarga Korban Tewas Menara Batavia Histeris
Rabu, 22 Feb 2006 20:24 WIB
Jakarta - Hati siapa yang tidak histeris mengetahui salah satu anggota keluarga tewas. Begitu juga keluarga Yayat Rubayat, salah satu korban tewas di Menara Batavia."Pas saya telepon semuanya lagi pada nangis," ujar ipar Yayat, Hidayat (40)di kamar Jenazah RSCM, Jl Diponegoro, Jakarta, Rabu (22/2/2006).Menurut Hidayat, keluarga meminta keluarga yayat meminta Yayat dikebumikan di kampung halaman orang tua di Sumedang Jawa Barat. Meskipun Yayat selama ini tinggal di Purwakarta.Yayat Rubayat (31) merupakan warga Kampung Pangkalan RT 2 RW I Sukatani, Purwakarta, Jawa Barat.Yayat biasa pulang ke Purwakarta seminggu sekali. Hidayat menuturkan Yayat sudah lama bekerja sebagai teknisi mesin pendingin (AC). Namun Hidayat tidak mengetahui berapa lama persisinya. Hidayat ditemani salah seorang temannya lah yang mengurusi jenazah Yayat.Sementara itu belum tampak anggota keluarga Darli Sudarli yang menjemput jenazah mengingat jauhnya rumah keluarga. Darli Sudari (26) adalah warga Desa Wanatunggak RT 7 RW 3 Godong Purwodadi, Jateng. Sementara itu hasil diagnosis tubuh dua korban tewas di Menara Batavia positip menunjukkan korban tewas karena terkena benda logam atau tabung dari mesin pendingin dan bukan karena bom."Kalau melihat dari tubuh korban, kayaknya ini korban terkena ledakan dari logam atau tabung. Dan saya kira pola ledakan tabung sangat cocok," ujar Dr Forensik RS Cipto Mangukusumo (RSCM) Munaim Idris di RSCM, Jl Diponegoro, Jakarta, Rabu (22/2/2006).Unsur-unsur bom menurut Munaim tidak nampak dari kedua korban tewas karena tidak ada paku atau gotri yang merupakan salah satu bagian dari bom. "Ini terlihat dari luka yang tidak ada bolong-bolong di badannya," ujar Munaim. Munaim memaparkan untuk korban yang pertama yakni Darli Sudarli sumber ledakan berada tepat di depan wajahnya.Untuk korban kedua yakni Yayat Rubayat sumber ledakan berada di belakangnya ini terlihat dari tengkorak kepala yang rusak pada bagian belakangnya.
(ddn/)











































