Balita Suspect Flu Burung Kembali Dirujuk ke RSHS Bandung

Balita Suspect Flu Burung Kembali Dirujuk ke RSHS Bandung

- detikNews
Rabu, 22 Feb 2006 19:46 WIB
Bandung - Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung kembali menerima tambahan suspect flu burung yang masih berumur di bawah lima tahun (balita). Pasien ini bernama Habibah, berumur 1 tahun asal Subang. Habibah tiba di RSHS sekitar pukul 13.00 WIB dan langsung menuju ruang darurat. Hingga saat ini total pasien suspect flu burung yang masih balita di RSHS Bandung berjumlah 4 orang. Tiga balita sebelumnya adalah Indi (22 bulan) asal Purwakarta, Steven (8 bulan) asal Bogor, dan Pratama (17 bulan) asal Bogor. Mereka kini dirawat di ruang isolasi infeksi khusus Flamboyan RSHS Bandung."Habibah punya penyakit pernafasan yang akut. Setelah diperiksa, kondisinya berat. Dicurigai terkena flu burung," ungkap Direktur Utama RSHS Bandung, Cissy Kartasasmita saat jumpa pers di ruang kerjanya di RSHS, Jalan Pasteur, Bandung, Rabu (22/2/2006).Sebelum sakit, Habibah diduga telah melakukan kontak langsung dengan unggas ayam yang mati. Ayam mati tersebut berada di belakang rumahnya dan mati semenjak 2 minggu yang lalu. Setiba di RSHS Bandung, kondisi Habibah dalam keadaan buruk. Kesadaran Habibah semakin menurun dengan disertai sesak nafas dan demam tinggi sejak 5 hari yang lalu.Sementara itu, kondisi pasien balita yang lainnya belum menunjukkan perbaikan. Kondisi Pratama (17 bulan) misalnya, semakin memburuk dengan disertai demam tinggi dan batuk. Pratama juga mengidap asma. Saat ini pihak RSHS Bandung juga memasang alat ventilator oksigen untuk membantu pernafasan Pratama. Pihak RSHS menduga ada kemungkinan Pratama positif virus flu burung. Namun, hingga saat ini pihak RSHS masih menunggu hasil pemeriksaan darah Pratama dari laboratorium Depkes di Jakarta."Tidak ada tempat yang khusus bagi perawatan balita ini. Karena penyakitnya sama. Tapi kita juga lagi mikir karena pasien anak semakin banyak. Mungkin bed-nya akan kita ganti," ungkap. Sementara itu, saat ini tempat tidur yang berada di ruang isolasi infeksi khusus Flamboyan RSHS Bandung tinggal menyisakan satu tempat tidur. Pihak RSHS Bandung berencana akan memindahkan sebagian pasien suspect flu burung yang telah diketahui hasilnya negatif dan kondisinya membaik. Dalam waktu dekat, pihak RSHS Bandung juga akan mengajukan klaim biaya perawatan pasien suspect flu burung kepada gubernur Jawa Barat. Rata-rata tiap satu orang pasien suspect flu burung yang dirawat telah memakan biaya sebesar Rp 10 juta hingga Rp 12 juta. Total hingga saat ini jumlah pasien suspect flu burung yang sempat dirawat di RSHS Bandung berjumlah 26 orang. (asy/)


Berita Terkait