Lelucon Berujung Penjara
Rabu, 22 Feb 2006 16:30 WIB
Jakarta - Jangan bercanda sembarangan. Bisa-bisa Anda masuk bui! Inilah yang menimpa seorang pengusaha asal Inggris.Peter Aldred hanya bermaksud guyon ketika mengatakan kepada seorang pramugari bahwa dirinya membawa bom. Lelucon itu dilontarkan pria berusia 41 tahun ini di atas sebuah pesawat yang akan lepas landas.Kejadian ini terjadi di atas pesawat bertarif murah EasyJet saat menunggu untuk lepas landas di Bandara Inverness, Scotlandia pada 12 Desember 2005 lalu. Saat itu Aldred mengatakan, dia membawa sebuah bom di tas ranselnya.Akibat kekonyolan ini, seluruh penumpang yang berjumlah 124 orang diperintahkan meninggalkan pesawat yang bertujuan ke Bandara Lutton di London, Inggris. Demikian seperti diberitakan Associated Press, Rabu (22/2/2006).Setelah dilakukan pencarian, petugas tidak menemukan bom di dalam tas Aldred. Penerbangan akhirnya tertunda selama tiga jam.Dalam persidangan hari Selasa (21/2/2006) waktu setempat, Hakim Alastair MacFadyen menjatuhkan hukuman penjara dua bulan untuk Aldred. Menurut hakim, hukuman itu sebagai respons atas tindakan Aldred yang tidak bertanggung jawab dan konyol.
(ita/)











































