Dubes Denmark Kembali ke Jakarta
Rabu, 22 Feb 2006 10:12 WIB
Jakarta - Duta Besar (Dubes) Denmark untuk Indonesia akhirnya kembali lagi ke Jakarta setelah mudik ke negerinya sekitar 10 hari gara-gara meningkatnya demonstrasi kartun Nabi Muhammad SAW."Duta Besar Denmark tiba di Jakarta hari ini untuk membuka kembali Kedubes sesegera mungkin," demikian statemen Kementerian Luar Negeri Denmark seperti dilansir Reuters dan disitir signonsandiego.com, Selasa (21/2/2006) waktu setempat.Dubes Denmark kembali ke negerinya pada 11 Februari lalu karena alasan adanya "ancaman serius dan kongkret" terhadap misi negeri asing itu di Indonesia. Staf asing juga ditarik pulang. Sedangkan pelayanan dipindahkan ke Kedubes Belanda.Denmark juga dua kali merilis travel warning pada warganya di Indonesia agar berhati-hati dan meninggalkan Indonesia menyusul adanya ancaman dari kelompok garis keras dari timur Jawa.Bisa jadi, yang dimaksud "timur Jawa" itu adalah sebuah posko berani mati demi Rasulullah yang didirikan oleh sebuah pondok pesantren di Surabaya. Posko itu membuka pendaftaran pada relawan berani mati yang tugasnya mensweeping warga Denmark di wilayahnya.Namun pejabat Indonesia bereaksi dingin pada posko itu dan menilainya itu tidak serius. Pada faktanya, memang tidak ada warga Denmark yang dilaporkan menjadi korban sweeping.
(nrl/)











































