Tangerang Dukung Megapolitan
Selasa, 21 Feb 2006 17:59 WIB
Jakarta - Sikap mbalelo ditunjukkan Kabupaten Tangerang, Banten. Bila Plt Gubernur Banten Ratu Atut Chosiah menolak konsep megapolitan, Pemkab dan DPRD Banten justru mendukungnya."Kalau itu untuk membangkitkan suatu kemaslahatan atau kemakmuran perekonomian di Tangerang, kenapa tidak menyetujui?" cetus Wakil Ketua DPRD Tangerang TB Bayu Murdani.Bayu menyampaikan hal itu usai melakukan pertemuan dengan Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso di Balaikota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Selasa (21/2/2006). Bayu datang ke Balaikota bersama dengan 5 anggota DPRD Tangerang.Dalam pertemuan yang berlangsung hampir 2 jam itu, DPRD minta penjelasan Sutiyoso tentang konsep dasar megapolitan.Dari hasil pertemuan itu, DPRD Tangerang setuju konsep megapolitan yang mencakup Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, Pucak, dan Cianjur (Jabodetabekpunjur).Bayu mengaku kedatangan itu atas inisiatif DPRD Tangerang sendiri. Pertemuan itu merupakan tindak lanjut dari pertemuan Bupati Tangerang dengan Sutiyoso beberapa waktu lalu. Dalam pertemuan itu Bupati Tangerang setuju konsep megapolitan.Menurut Bayu, dengan menyetujui konsep megapolitan, maka pembangunan Tangerang, khususnya masalah infrastruktur seperti percepatan pembangunan di pantura, daerah Kosambi, dan Teluknaga dapat terselesaikan. Selain itu dengan konsep megapolitan juga akan disinergikan masalah sampah antara DKI dengan Tangerang.Bayu berpendapat Gubernur Banten terlalu dini menolak megapolitan. "Mungkin terlalu dini. Dia (Ratu Atut) tidak mengerti tentang megapolitan," kata Bayu.
(iy/)











































