Flu Burung Masuk Malang, Ribuan Ekor Ayam Mati

Flu Burung Masuk Malang, Ribuan Ekor Ayam Mati

- detikNews
Selasa, 21 Feb 2006 17:46 WIB
Malang - Kabupaten Malang, Jawa Timur (Jatim) dipastikan mulai tertular flu burung. Kepastian ini diperoleh setelah Balai Laboratorium Kesehatan Hewan Provinsi Jatim mengeluarkan hasil uji lab terhadap ayam yang mati di wilayah Dusun Trajeng, Desa Pakisjajar, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang. Hasil uji laboratorium yang ditandatangani Kepala Balai Laboratorium Kesehatan Hewan Provinsi Jatim tertanda Kasubag TU, Drh Samsulia Prilwantini, memastikan bangkai ayam milik Nurwachid asal Pakisjajar yang dikirim Dinas Peternakan Kabupaten Malang positif terserang flu burung. M Yusuf, salah seorang karyawan peternakan ayam milik Nurwachid, saat ditemui detikcom di rumahnya di Dusun Trajeng, Desa Pakisjajar, menduga kasus flu burung sebenarnya sudah menyerang ternaknya sejak akhir 2005 lalu. Namun selama ini ia tidak menduga bila ayam-ayam ternaknya itu mati terkena virus flu burung. Sebab, kalau dilihat sehari-hari, ayam-ayam itu tidak terkena penyakit. "Ayam-ayam yang mati tidak ada gejala apa-apa. Tahu-tahu mati," Jelas Yusuf.Dari 3.300 ekor ayam yang ada, saat ini yang masih hidup tersisa sekitar 1.750 ekor. Jadi dalam hampir tiga bulan, sudah sekitar 1.550 ekor ayam mati. "Ayam-ayam yang mati kita bakar dan kubur, bahkan ada yang kita buang di sungai," tukas dia. Selain peternakan ayam milik Nurwachid, flu burung juga menyerang ternak ayam milik Hamed, salah seorang peternak yang juga tinggal di desa Pakisjajar, tidak jauh dari peternakan Nurwachid. Namun, saat akan dikonfirmasi, Hamid sedang tidak berada di tempat. Sementara Kepala Dinas Peternakan Pemkab Malang, Suharianto, saat ditemui wartawan ketika meninjau peternakan ayam milik Nurwachid mengaku bahwa wilayah Kabupaten Malang saat ini memang mulai terserang virus flu burung. "Kasus flu burung baru diketahui di satu peternakan dan belum meluas di daerah lain," katanya Namun, menurut Suhariyanto, matinya 1.750 ekor ayam di wilayah Pakisjajar masih relatif kecil. Karena populasi ayam yang ada di Kabupaten Malang saat ini mencapai sekitar 1,7 juta. Namun pihaknya tetap akan terus memantau perkembangan ternak ayam di seluruh peternakan yang ada di wilayah Kabupaten Malang. Bahkan Minggu (26/2/2006) lusa, pihaknya akan melakukan vaksinasi secara massal dan penyemprotan dengan menggunakan desinfektan di sejumlah kandang milik peternak. "Ini untuk menghindari flu burung menyebar lebih luas di daerah tersebut," tegas Suharianto. Selain itu Dinas Peternakan nantinya juga akan memberikan vaksin flu burung kepada peternak secara gratis. Saat ini, vaksin yang masih tersedia di Dinas Peternakan Kabupaten Malang berjumlah 120 Ribu dosis. Sedangkan sekitar 6 Ribu dosis vaksin sudah diberikan kepada peternak. (asy/)


Berita Terkait